A) Albert Camus B) Jean-Paul Sartre C) Friedrich Nietzsche D) Simone de Beauvoir
A) Mengejar seekor kelinci B) Membangun tembok C) Mendorong sebuah batu besar menanjak bukit D) Berenang menyeberangi sungai
A) Pencarian kebahagiaan B) Kondisi manusia C) Ketidakelaksaan kematian D) Pencarian kebenaran
A) Being and Nothingness B) Thus Spoke Zarathustra C) The Stranger D) The Second Sex
A) Apa hakikat dari realitas? B) Apa makna kehidupan? C) Bagaimana kita dapat mencapai kebahagiaan? D) Apakah hidup ini layak dijalani?
A) Hiperbola B) Alegori C) Metafora D) Simile
A) Sifat irasional dari mimpi. B) Konflik antara keinginan manusia untuk menemukan makna dan alam semesta yang acuh tak acuh. C) Kegagalan logika dalam penalaran manusia. D) Kekacauan emosi manusia.
A) Kebahagiaan adalah momen yang singkat. B) Kebahagiaan ditemukan dalam perjuangan itu sendiri. C) Kebahagiaan bergantung pada orang lain. D) Kebahagiaan tidak dapat dicapai.
A) Hidup tidak memiliki makna. B) Kita harus membayangkan Sisyphus bahagia. C) Perjuangan itu sia-sia. D) Kematian adalah akhir. |