ThatQuiz Perpustakaan Tes Kerjakan tes ini sekarang
Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan - Tes
Kontribusi oleh: Salter
  • 1. Istilah apa yang merujuk pada praktik merancang wilayah perkotaan untuk memasukkan lebih banyak ruang terbuka hijau dan vegetasi?
A) Berkebun di lingkungan perkotaan
B) Penanaman tanaman di perkotaan
C) Urbanisme hijau
D) Lingkungan perkotaan yang padat bangunan
  • 2. Kota mana yang terkenal dengan inisiatif atap hijau yang luas, termasuk High Line dan Taman Jembatan Brooklyn?
A) Tokyo
B) New York City
C) London
D) Paris
  • 3. Kota mana yang terkenal dengan proyek penghijauan perkotaan inovatifnya, seperti taman linear sepanjang 4,5 km yang disebut Cheonggyecheon?
A) Seoul
B) Los Angeles
C) Sydney
D) Berlin
  • 4. Apa istilah yang tepat untuk proses penanaman pohon secara strategis di perkotaan untuk memaksimalkan efek pendinginan dan memberikan keteduhan?
A) Budidaya pohon
B) Reboisasi perkotaan
C) Kebun arboretum kota
D) Kehutanan perkotaan
  • 5. Ruang hijau perkotaan jenis apa yang dirancang khusus untuk menyediakan habitat bagi serangga penyerbuk dan satwa liar?
A) Cagar kupu-kupu
B) Kebun penyerbuk
C) Oase satwa
D) Surga satwa liar
  • 6. Apa istilah yang tepat untuk praktik mengubah lahan industri yang terbengkalai menjadi ruang terbuka hijau untuk penggunaan publik?
A) Pengembangan kembali lahan bekas industri ("brownfield").
B) Restorasi pabrik.
C) Revitalisasi kawasan industri.
D) Renovasi lahan yang kurang terawat ("grayfield").
  • 7. Kota mana yang dikenal karena jaringan ruang terbuka hijaunya yang luas, termasuk Tiergarten dan Tempelhofer Feld?
A) Tokyo
B) London
C) Berlin
D) New York City
  • 8. Dalam perencanaan kota, apa yang dimaksud dengan istilah 'desain biophilia'?
A) Konstruksi yang didominasi oleh beton.
B) Memasukkan unsur alam dan elemen-elemen alami ke dalam arsitektur untuk meningkatkan kesejahteraan.
C) Pengembangan pemandangan kota yang didominasi oleh bangunan industri.
D) Urbanisasi yang berlebihan.
Dibuat dengan That Quiz — situs pembuatan tes matematika dengan sumber daya untuk bidang studi lainnya.