A) 1980 B) 1950 C) 1960 D) 1970
A) Chad B) Mali C) Burkina Faso D) Senegal
A) Félix Houphouët-Boigny B) Thomas Sankara C) Modibo Keïta D) Sékou Touré
A) Prancis B) Italia C) Portugal D) Spanyol
A) Timbuktu B) Dakar C) Bamako D) Abidjan
A) Indochina Prancis B) Kepulauan Karibia Prancis C) Afrika Barat Prancis D) Afrika Khatulistiwa Prancis
A) Emas B) Berlian C) Minyak D) Garam
A) Boubou B) Kaftan C) Agbada D) Dashiki
A) David Livingstone B) René Caillié C) Richard Francis Burton D) Henry Morton Stanley
A) Sungai Zambezi B) Sungai Niger C) Sungai Kongo D) Sungai Senegal
A) Perang Dunia II B) Perang Aljazair C) Perang Vietnam D) Perang Dunia I
A) Bamako B) Djenne C) Gao D) Timbuktu
A) Tuareg B) Bambara C) Dogon D) Fulani
A) Kopi B) Emas C) Kakao D) Kapas
A) Keunggulan strategis militer atas koloni-koloni tetangga. B) Penyebaran pengaruh agama. C) Ketertarikan pada kerajaan-kerajaan bersejarah dan peluang promosi. D) Keuntungan ekonomi dari sumber daya lokal.
A) 1879 B) 1890 C) 1885 D) 1900
A) Louis Albert Grodet B) Louis Archinard C) Joseph Gallieni D) Gustave Borgnis-Desbordes
A) Perhimpunan Demokrat Afrika (RDA) B) Partai Kemerdekaan Mali C) Federasi Afrika Barat Prancis D) Persatuan Politik Senegal
A) Samori Ture dan Ahmadu Tall B) Joseph Gallieni C) Gustave Borgnis-Desbordes D) Louis Albert Grodet
A) Kekalahan militer oleh para pemimpin lokal. B) Sebuah perjanjian dengan koloni-koloni tetangga. C) Pengunduran diri Archinard karena masalah kesehatan. D) Peningkatan biaya dan keputusan untuk pemerintahan sipil.
A) Tidak ada hubungan politik antara keduanya. B) Mereka merupakan bagian dari Federasi Mali. C) Sudan Prancis menjadi provinsi di Senegal. D) Mereka membentuk sebuah federasi yang berumur pendek.
A) Menawarkan insentif ekonomi kepada suku-suku lokal. B) Mendirikan lembaga pendidikan. C) Membangun proyek infrastruktur bagi masyarakat setempat. D) Memanfaatkan persaingan antar suku dan ketegangan politik.
A) Pada tahun 1899 B) Pada tahun 1902 C) Pada tahun 1921 D) Pada tahun 1947
A) Dakar B) Abidjan C) Bamako D) Kayes
A) 1908 B) 1921 C) 1947 D) 1899
A) Pertanian yang bergantung pada curah hujan. B) Pertanian subsisten (untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari). C) Pertanian komersial (untuk tujuan bisnis). D) Pertanian dengan sistem irigasi.
A) Félix Éboué B) Louis Faidherbe C) Émile Bélime D) Joseph Gallieni
A) 1921 B) 1933 C) 1908 D) 1947
A) Relokasi oleh pemerintah B) Penempatan ulang paksa C) Pengerahan militer (untuk keperluan relokasi) D) Penempatan ulang sukarela
A) Penentangan terhadap semua praktik keagamaan. B) Dukungan terhadap agama-agama lokal. C) Netralitas formal. D) Promosi agama Kristen.
A) Sebagai potensi kekuatan yang dapat menghambat penyebaran Islam lebih jauh ke selatan. B) Sebagai sesuatu yang tidak relevan dengan kebijakan mereka. C) Sebagai sekutu dalam menyebarkan agama Kristen. D) Sebagai ancaman bagi kekuasaan kolonial mereka.
A) Undang-Undang Kemerdekaan Senegal B) Undang-Undang Federasi Mali C) Undang-Undang Kerangka (Loi Cadre) D) Konstitusi Prancis tahun 1958
A) 1958 B) 1956 C) 1960 D) 1957
A) Federasi Afrika Barat Prancis B) Republik Sudan C) Upper Volta D) Republik Mali |