A) e. memberikan saran untuk mengatasi inflasi B) d. memprediksi keadaan ekonomi masa depan C) c. merumuskan kebijakan fiskal dan moneter D) a. Menguji teori ekonomi dengan data statistik E) b. Menggambarkan kondisi ekonomi yang sbenarnya tanpa interfensi
A) b. tersusunnya strategi pemasaran berdasarkan kebutuhan konsumen B) d. meningkatnya angka kemiskinan akibat kebijakan ekonomi. C) a. meningkatnya jumlah pengangguran terbuka D) e. pemberian subsidi kepada petani oleh pemerintah E) c. berkembangnya birokrasi dalam lembaga pemerintahan
A) a. mengelola sumber daya perusahaan untuk efisiensi B) d. mengamati fluktuasi saham di pasar modal C) c. membuka lapangan kerja melalui program padat karya D) b. menganalisis pola konsumsi rumah tangga E) e. meneliti dampak kenaikan harga bahan pokok terhadap daya beli masyarakat
A) b. pengelolaan bank sentral B) e. analisis tren saham perusahaan agribisnis C) c. penggunaan pupuk dan alat produksi secara efisien D) d. ekspansi pasar internasional E) a. investasi pada perusahaan teknologi
A) d. mengabaikan kebijakan ekonomi B) c. pengambilan keputusan tanpa pertimbangan C) a. implementasi teori untuk menyelesaikan masalah ekonomi nyata D D) b. penciptaan teori-teori ekonomi E) e. menolak penggunaan data statistik
A) e. mendorong pengeluaran sebanyak-banyaknya B) b. meningkatkan jumlah utang pribadi C) a. membantu pengambilan keputusan konsumsi secara rasional D) c. mendorong pengeluaran sebanyak-banyaknya E) d. menghindari proses produksi
A) d. pemerintahan B) a. rumah tangga C) c. industri D) b. keuangan pribadi E) e. pendidikan
A) a. menggunakan semua pendapatan untuk konsumsi B) d. membeli barang berdasarkan kebutuhan dan prioritas C) c. meminjam uang walau tidak diperlukan. D) e. membeli barang mahal untuk gengsi E) b. menabung setelah seluruh penghasilan habis
A) d. penambahan jumlah armada transportasi umum B) b. pembangunan jalan tol yang meningkatkan mobilitas C) a. penggunaan anggaran pendidikan yang efisien D) c. peningkatan hasil pertanian dengan teknologi baru E) e. pengadaan obat dan alat kesehatan dengan biaya efisien
A) c. mempersulit kegiatan ekonomi B) e. memenuhi kebutuhan dengan sumber daya terbatas C) d. menghilangkan seluruh pengeluaran D) a. memperbanyak konsumsi E) b. mendorong gaya hidup boros
A) e. berkurangnya ekspor B) a. terciptanya efisiensi dan daya saing C) b. meningkatnya biaya produksi D) d. menurunnya kualitas produk E) c. meningkatnya jumlah pengangguran
A) a. meningkatkan jumlah produk yang dijual B) c. menambah pajak dari dunia pendidikan C) b. Mengelola anggaran sekolah secara efisien D) d. mencetak uang bagi pelajar E) e. memperluas wilayah sekolah
A) c. mempertimbangkan manfaat dan biaya B) e. mengikuti tren pasar C) b. meniru keputusan orang lain D) a. berdasarkan perasaan dan intuisi E) d. selalu memilih barang termahal
A) d. mencari barang substitusi yang lebih murah B) b. mengabaikan kebutuhan pokok C) e. membatasi konsumsi semua barang D) c. menaikkan harga secara sepihak E) a. menimbun barang untuk keuntungan pribadi
A) b. keuntungan sosial B) a. kemewahan dan keinginan C) e. efisiensi dan pilihan terbaik D) d. kelangkaan tekhnologi E) c. keadilan hukum
A) b. mengelola dan mengatur seluruh kegiatan secara sistematis B) d. meningkatkan produksi perusahaan C) c. memperluas jaringan bisnis secara luas D) e. mendominasi pasar melalui strategi promosi E) a. menghasilkan keuntungan yang maksimal
A) d. hanya dilakukan oleh pimpinan perusahaan B) e. tidak memerlukan dokumen tertulis C) a. bersifat fleksibel dan bebas dari perencanaan D) c. dilakukan secara individu dan spontan E) b. memiliki tujuan tertentu dan dilakukan secara sistematis
A) d. kearsipan B) c. dokumentasi C) e. pengawasan D) b. perencanaan E) a. keuangan
A) d. menyimpan dokumen penting B) c. membuat struktur organisasi C) a. mengawasi kinerja staf D) b. menentukan arah dan strategi kegiatan organisasi E) e. mengelola absensi pegawai
A) d. pembelian bahan baku B) a. promosi prduk C) e. pengiriman barang ke konsumen D) b penawaran harga E) c. pencatatan surat keluar dan masuk
A) b. spontan dan cepat B) c. efisien dan sistematis C) e. bebas dan tidak terstrukturl D) a. subjektif dan fleksibel E) d. cepat tanpa pertimbangan
A) a. proses perekrutan tenaga kerja B) d. penyusunan struktur dan pembagian kerja C) c. pengelolaan dokumen D) e. Pelaporan hasil audit. E) b. pengumpulan data statistik
A) c. pelaksana B) a. pemilik modal C) d. karyawan D) e. Supplier E) b. pelanggan
A) a. menghindari persaingan usaha B) c. menekan biaya pemasaran. C) b. meningkatkan kegiatan konsumsi . D) e. memperbesar keuntungan bisnis E) d. mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data
A) c. penyimpanan barang B) e. pencatatan absensi C) a. pengarsipan D) d. distribusi produk E) b. penggandaan dokumen
A) a. monitoring pelaksanaan kerja dan mengevaluasinya . B) b. Pembuatan anggaran C) d. pemutusan hubungan kerja D) e. Distribusi laporan E) c. penyusunan proposal.
A) d. investment, finance, dan risk B) b. controlling, staffing, dan marketing C) a. planning, organizing, staffing, directing, dan controlling D) c. production, distribution, dan consumption E) e. analyzing, budgeting, dan selling
A) e. mengurangi biaya produksi B) d. membuat peraturan perusahaan C) c. mendokumentasikan semua aktivitas organisasi D) a. memecat karyawan yang tidak loyal E) b. mempercepat proses promosi produk
A) d. akan terjadi peningkatan laba B) c. pengambilan keputusan akan sulit karena data tidak tertata C) a. inovasi produk akan lebih mudah dilakukan D) e. distribusi barang menjadi lebih cepat E) b. tenaga kerja akan menjadi lebih aktif
A) b. menambah dokumen baru B) c. menilai apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana C) d. menunda proses kerja D) e. membatasi jumlah laporan. E) a. menciptakan persaingan antara staf
A) e. Mengurangi biaya promosi B) b. Mempercepat proses produksi C) a. Memaksimalkan kerja individu D) c. Mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien E) d. Menyederhanakan struktur organisasi
A) e. evaluasi B) a. pengawasaan C) b. perencanaan D) d. pengarahan E) c. pengorganisasian
A) d. pengorganisasian B) b. pengawasan. C) e. evaluasi D) a. perencanaan. E) c. pengarahan
A) d. leading B) e. innovating C) a. planning D) c. organizing E) b. Controlling
A) c. pelayanan pelanggan B) b. aktivitas produksi harian C) d. mengawasi kerja buruh D) a. Menyusun strategi dan kebijakan perusahaan E) e. mengurus administrasi.
A) a. Menerapkan manajemen berdasarkan intuisi B) c. Menggunakan pendekatan ilmiah dan sistematis C) d. Berani mengambil semua risiko D) b. Mengandalkan pengalaman semata E) e. Tidak bergantung pada data
A) c. Menggunakan pendekatan sistematis dan teori B) a. Didasarkan pada pengalaman pribadi C) e. Tidak berubah sesuai waktu D) b. Hanya dapat dilakukan oleh orang tertentu E) d. Tidak perlu pembuktian
A) c. Pengawasan langsung terhadap pelaksana kerja B) e. Hubungan antar departemen C) b. Penyusunan kebijakan jangka panjang D) d. Penetapan tujuan jangka panjang E E) a. Pembuatan visi perusahaan
A) c. Fokus pada kualitas tanpa memperhatikan biaya B) a. Mencapai tujuan dengan biaya dan waktu minimal C) d. Mengutamakan hasil tanpa memperhatikan proses . D) e. Menghindari pengambilan risiko E) b. Hanya bekerja sesuai prosedur
A) c. Lower management B) a. Top management C) e. External management D) b. Middle management E) d. Divisional management
|