A) Hukum Arus Kirchhoff B) Hukum Gauss C) Hukum Ohm D) Hukum Faraday
A) Hukum Ampère B) Hukum Tegangan Kirchhoff C) Hukum Joule D) Hukum Lenz
A) Hambatan B) Energi C) Muatan D) Daya
A) Volt B) Watt C) Ohm D) Ampere
A) Lingkaran B) Partisi C) Titik sambung D) Percabangan
A) 1900 B) 1955 C) 1845 D) 1769
A) Rangkaian mekanik B) Rangkaian termal C) Rangkaian listrik D) Rangkaian hidrolik
A) Ammeter B) Voltmeter C) Ohmmeter D) Galvanometer
A) Teknik kimia B) Teknik sipil C) Teknik mesin D) Teknik elektro
A) Fisikawan Jerman, Gustav Kirchhoff B) Thomas Edison C) James Clerk Maxwell D) Georg Ohm
A) Nol B) Sama dengan arus terendah C) Sama dengan arus tertinggi D) Tergantung pada konfigurasi rangkaian
A) Simulink B) ANSYS C) MATLAB D) SPICE
A) Batasan frekuensi tinggi B) Batasan frekuensi rendah C) Batasan arus searah (DC) D) Batasan arus bolak-balik (AC)
A) Sistem dinamis B) Analisis termal C) Getaran mekanis D) Situasi listrik statis
A) Hanya menggunakan resistor. B) Mengabaikan induktansi dan kapasitansi. C) Menerapkan hukum Faraday secara langsung. D) Menggunakan komponen parasit.
A) Elemen fisik tidak selalu mengikuti hukum Kirchhoff. B) Elemen ideal selalu bersifat resistif. C) Elemen ideal tidak dapat dimodelkan menggunakan metode elemen hingga. D) Konduktor sebenarnya dapat memiliki kapasitansi dan induktansi parasit.
A) 400 Ω B) 200 Ω C) 300 Ω D) 100 Ω
A) 6 V B) 4 V C) 5 V D) 3 V
A) 1/1100 A B) -3/220 A C) 3/1100 A D) 4/275 A
A) Nilai i3 adalah tak hingga. B) Nilai i3 adalah nol. C) Arus i3 mengalir searah dengan arah yang diasumsikan. D) Arah yang diasumsikan untuk i3 tidak tepat.
A) Medan magnet tidak memengaruhi rangkaian. B) Medan magnet bersifat konstan. C) Medan magnet selalu menghasilkan arus. D) Efeknya terbatas pada komponen individual seperti induktor. |