A) Untuk membangun dasar bagi pengetahuan ilmiah. B) Untuk berargumen melawan agama. C) Untuk mempromosikan skeptisisme. D) Untuk membahas etika.
A) Meditasi Kelima. B) Meditasi Kedua. C) Meditasi Ketiga. D) Meditasi Pertama.
A) Saya berpikir, maka saya ada. B) Saya meragukan, maka saya ada. C) Saya tahu, maka saya ada. D) Saya merasa, maka saya ada.
A) Keduanya hanyalah ilusi. B) Keduanya adalah substansi yang sangat berbeda. C) Keduanya adalah substansi yang sama. D) Salah satunya adalah bagian dari yang lain.
A) Monisme. B) Dualisme. C) Materialisme. D) Idealisme.
A) Keraguan radikal. B) Pengamatan empiris. C) Penalaran induktif. D) Penalaran deduktif.
A) Zat yang memiliki wujud (ekstensi). B) Zat yang tidak kekal. C) Zat ilahi. D) Zat yang memiliki kemampuan berpikir.
A) Keakuratan pengalaman sensorik. B) Keberadaan diri sebagai entitas yang berpikir. C) Keberadaan dunia. D) Keberadaan tubuh.
A) Persepsi yang jelas dan tegas. B) Pengaruh budaya. C) Pengalaman sensorik. D) Konteks sejarah. |