A) Farmakologi B) Bioteknologi C) Bioetika D) Genetika
A) Keadilan (Justice) B) Manfaat (Beneficence) C) Tidak merugikan (Nonmaleficence) D) Otonomi (Autonomy)
A) Manfaat (bagi pasien) B) Otonomi C) Tidak menimbulkan bahaya D) Keadilan
A) Donasi organ B) Kloning C) Eutanasia D) Aborsi
A) Keadilan B) Tidak membahayakan C) Manfaat D) Otonomi
A) Operasi B) Biopsi C) Terapi radiasi D) Kemoterapi
A) Pembunuhan B) Bantuan untuk bunuh diri C) Eutanasia D) Pembunuhan berdarah dingin
A) Persetujuan berdasarkan informasi yang memadai B) Kerahasiaan C) Otonomi D) Manfaat
A) Keadilan B) Benefisensi (berbuat baik) C) Otonomi (hak untuk menentukan sendiri) D) Nonmalefikensi (tidak menimbulkan kerugian)
A) Eunice Kennedy Shriver pada tahun 1960-an B) Van Rensselaer Potter pada tahun 1970 C) Sargent Shriver pada tahun 1970 D) Fritz Jahr pada tahun 1927
A) Perlakuan etis terhadap hewan dalam penelitian B) Penerapan filsafat moral untuk mengatasi dilema medis C) Hubungan antara biosfer dan populasi manusia yang terus bertambah D) Pengembangan etika global
A) Isu-isu etika yang berkaitan dengan kesehatan dan kemajuan dalam bidang biologi, kedokteran, dan teknologi. B) Strategi politik untuk kesehatan masyarakat. C) Kebijakan ekonomi yang memengaruhi layanan kesehatan. D) Kemajuan teknologi yang tidak terkait dengan kesehatan.
A) Etika antariksa dan kehidupan di luar angkasa B) Kloning C) Terapi gen D) Rekayasa genetika manusia
A) Pertumbuhan ekonomi melalui bioteknologi. B) Kehidupan itu sendiri, termasuk proses dan struktur biologis dasarnya. C) Kemajuan teknologi dalam bidang kedokteran. D) Pengaruh politik terhadap kebijakan layanan kesehatan.
A) Kebijakan dan praktik medis B) Strategi pemasaran farmasi C) Manajemen keuangan di rumah sakit D) Desain arsitektur rumah sakit
A) Dia meminjam istilah tersebut dari karya Fritz Jahr. B) Dia pertama kali menggunakan istilah tersebut dalam sebuah artikel jurnal ilmiah. C) Dia menciptakan istilah tersebut selama sebuah konferensi medis pada tahun 1975. D) Dia mengklaim telah menciptakan istilah tersebut setelah diskusi di Universitas Georgetown.
A) Hak untuk menolak perawatan medis karena alasan agama atau budaya. B) Perjanjian perdagangan global yang memengaruhi kesehatan. C) Dampak ekonomi dari kebijakan perawatan kesehatan. D) Inovasi teknologi di bidang non-medis.
A) Kemajuan dalam teknologi keuangan. B) Pengembangan ideologi politik baru. C) Inovasi dalam sistem transportasi. D) Manipulasi biologi dasar melalui modifikasi DNA, XNA, dan protein.
A) Penurunan minat terhadap studi bioetika. B) Fokus yang semata-mata pada pengobatan medis. C) Pendekatan yang terpadu untuk semua isu etika dalam bidang biologi dan kedokteran. D) Keragaman bidang ini, yang dibuktikan dengan 91 topik yang dibahas selama setengah abad terakhir.
A) Lingkungan, kesejahteraan, dan kesehatan masyarakat B) Kebijakan ekonomi yang memengaruhi perdagangan global C) Tata kelola perusahaan dalam bidang perawatan kesehatan D) Kemajuan teknologi dalam bidang pertanian
A) Implikasi politik dari kebijakan perawatan kesehatan. B) Desain arsitektur fasilitas medis. C) Aspek moral dari inovasi teknologi dan waktu pelaksanaan perawatan. D) Biaya finansial dari teknologi baru.
A) 1964 B) 1979 C) 1990 D) 1985
A) Laporan Komisi Nasional B) Laporan Masyarakat Bioetika C) Deklarasi Helsinki D) Laporan Belmont
A) Tiga B) Lima C) Enam D) Empat
A) Tidak membahayakan B) Berbuat baik C) Stabilitas keuangan D) Penghormatan terhadap otonomi
A) 2000-an B) 1970-an C) 1990-an D) 1980-an
A) 76% B) 50% C) 90% D) 85%
A) Hanya memberikan dukungan emosional. B) Menjadi perantara yang membimbing pasien menuju perawatan yang kurang invasif. C) Secara langsung mengambil keputusan dan mengesampingkan keinginan pasien. D) Memastikan bahwa semua pilihan perawatan yang agresif dipertimbangkan.
A) Masahiro Morioka B) Damien Keown C) Vandana Shiva D) Francis Fukuyama
A) Budaya India B) Budaya Tiongkok C) Budaya Islam D) Budaya Jepang
A) Daniel Callahan B) Joseph Fins C) Peter Singer D) Damien Keown
A) Jepang B) Korea Selatan C) Tiongkok D) India
A) Sunnah B) Filsafat sekuler C) Akal (al-'aql) D) Al-Qur'an
A) Studi Agama B) Feminisme C) Ilmu Politik D) Hukum
A) Nancy Dubler B) Mark Siegler C) Jerry Menikoff D) Frances Kamm
A) Daniel Callahan B) Alfred North Whitehead C) Peter Singer D) Julian Savulescu
A) Yohanes B) Ludwig Bieler C) Elia D) Paulus
A) Susan Sherwin B) Carol Gilligan C) Anne Donchin D) Mary C. Rawlinson
A) Pengujian pada hewan yang menggunakan pedoman '3 R' (penggantian, pengurangan, dan penyempurnaan). B) Terapi gen yang menargetkan kelainan gen tunggal seperti anemia sel sabit. C) Terapi gen terapeutik untuk penyakit hematopoietik (yang berkaitan dengan pembentukan sel darah). D) Terapi gen pada sel germinal (sel reproduksi).
A) Dekade tujuh puluhan (1970-an) B) Abad ke-21 C) Dekade delapan puluhan (1980-an) D) Dekade dua puluhan (1920-an)
A) Tidak ada model yang sesuai. B) Model ke-3 bersifat 'personalistik'. C) Model ke-1 bersifat 'liberal'. D) Model ke-2 bersifat 'utilitarian'.
A) Bangladesh B) Kanada C) Hanya Amerika Serikat D) Hanya Eropa
A) Filsafat B) Keperawatan C) Hukum D) Ilmu Sosial
A) Filsafat moral B) Etika klinis C) Etika terapan D) Etika dilema
A) Paul Farmer B) Seorang sejarawan yang tidak disebutkan namanya C) John Hoberman D) Seorang akademisi feminis
A) Pluralisme etika B) Normativitas ras kulit putih C) Relativisme budaya D) Absolutisme moral
A) Kesejahteraan hewan B) Etika perawatan lansia C) Perspektif perempuan D) Hak-hak anak
A) Organisasi Kesehatan Dunia B) The Hastings Center C) National Institutes of Health D) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
A) Analisis bioetika yang telah dipublikasikan dan ditinjau oleh rekan sejawat. B) Artikel yang belum ditinjau oleh rekan sejawat. C) Skenario hipotetis tanpa dasar empiris. D) Pendapat pribadi yang belum dipublikasikan. |