A) Penyerapan karbon dioksida B) Tumpahan minyak C) Pencemaran plastik D) Penangkapan ikan berlebihan
A) Belerang dioksida B) Ozon C) Metana D) Karbon monoksida
A) Timbal B) Hidrogen peroksida C) Belerang dioksida D) Senyawa klorofluorokarbon (CFC)
A) Seng B) Tembaga C) Aluminium D) Timbal
A) Disebabkan oleh letusan gunung berapi. B) Ketika sulfur dioksida dan nitrogen oksida bereaksi dengan uap air di atmosfer. C) Karena polusi suara industri. D) Akibat paparan sinar matahari yang berlebihan.
A) Kelebihan nutrisi yang menyebabkan pertumbuhan alga berlebihan dan penurunan kadar oksigen di badan air. B) Perubahan iklim. C) Penangkapan ikan berlebihan. D) Kerusuhan sipil di wilayah pesisir.
A) Mempercepat erosi tanah. B) Sebagai penyaring alami untuk polutan dan penyimpan karbon. C) Menurunkan keanekaragaman hayati. D) Menghasilkan gas rumah kaca.
A) Bahan-bahan tersebut dapat memperbaiki siklus nutrisi. B) Bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. C) Bahan-bahan tersebut mengganggu sistem hormonal organisme. D) Bahan-bahan tersebut dapat memperkuat hubungan antara predator dan mangsa.
A) Dengan mengurangi pembentukan ozon. B) Dengan mencegah efek rumah kaca. C) Dengan membentuk kabut dan hujan asam. D) Dengan meningkatkan kehidupan laut.
A) Sumber. B) Reseptor. C) Penampung. D) Pembawa.
A) Minyak mesin. B) Oksigen terlarut. C) Karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan. D) Fosfor dalam keadaan alaminya.
A) Menghilangkan semua bahan kimia alami. B) Mengabaikan konsentrasi bahan kimia alami. C) Untuk mempelajari dampak manusia terhadap lingkungan secara akurat. D) Hanya berfokus pada bahan kimia sintetis.
A) Pemeriksaan visual sederhana. B) Sintesis kimia. C) Spektroskopi tanpa menggunakan kromatografi. D) Pengujian laboratorium menggunakan kromatografi.
A) Clair Patterson B) John Tyndall C) Ralph Keeling D) Paul Crutzen
A) Pencacah scintillasi B) Spektrometri Massa Plasma Terinduksi (ICP-MS) C) Kromatografi gas-spektrometri massa (GC/MS) D) Reaksi Berantai Polimerase (PCR)
A) Metode gravimetri B) Metode spektrometri massa C) Metode titrimetri D) Metode elektrokimia
A) Emisi Atom Plasma Terinduksi (ICP-AES) B) Metode gravimetri C) Spektrofotometri Absorpsi Atom (AAS) D) Spektrometri Resolusi Tinggi/Akurasi Massa (HR/AM)
A) Mario Molina B) John M. Hayes C) Susan Solomon D) Ellen Swallow Richards
A) Kromatografi cair (LC) B) Pencacah sintilasi C) Spektrofotometri Absorpsi Atom (AAS) D) Kromatografi gas (GC)
A) Spektrometri massa plasma induktif (ICP-MS) B) Spektrofotometri absorpsi atom (AAS) C) Emisi atomik plasma induktif (ICP-AES) D) Kromatografi gas-spektrometri massa (GC/MS)
A) Ralph Keeling B) Charles David Keeling C) Sherry Roland D) John Tyndall
A) Paul Crutzen B) Charles David Keeling C) Ralph Keeling D) Mario Molina
A) Pencacah partikel B) Kromatografi cair (LC) C) Kromatografi gas (GC) D) Spektrofotometri Absorpsi Atom (AAS)
A) Spektrometri Massa Tandem (MS/MS) B) Emisi Plasma Induksi Terkopel (ICP-AES) C) Spektrofotometri Absorpsi Atom (AAS) D) Metode gravimetri
A) Sherry Roland B) Clair Patterson C) Mario Molina D) Paul Crutzen |