A) Martin Heidegger B) Friedrich Nietzsche C) Søren Kierkegaard D) Jean-Paul Sartre
A) Kesakitan jiwa B) Sebuah fenomena sosial C) Gangguan emosional D) Kesedihan sementara
A) Tidak ingin menjadi diri sendiri B) Memiliki terlalu banyak ambisi C) Ingin menjadi seperti orang lain D) Merasa cemas tentang keberhasilan
A) 1851 B) 1843 C) 1835 D) 1849
A) Kecemasan B) Nihilisme C) Kekecewaan D) Keputusasaan
A) Pemikiran Pencerahan B) Nihilisme C) Eksistensialisme D) Rasionalisme
A) Intervensi terapeutik B) Kesuksesan materi C) Kepercayaan diri D) Hubungan dengan Tuhan
A) Kisah tentang Musa B) Perumpamaan tentang Orang Baik Samaria C) Kisah tentang Ayub D) Kisah tentang Yunus
A) Sebagai kondisi psikologis yang tidak normal. B) Sebagai bagian integral dari kondisi manusia. C) Sebagai pilihan yang dibuat oleh seseorang. D) Sebagai sebuah ilusi. |