A) Sebuah jenis platform media sosial. B) Sebuah jenis korupsi pemerintahan. C) Keterlibatan warga dalam pengambilan keputusan di tingkat komunitas dan urusan publik. D) Sebuah bentuk belanja daring (online).
A) Pemerintahan daerah. B) Pemerintahan regional. C) Pemerintahan nasional. D) Pemerintahan internasional.
A) Sebuah ideologi politik. B) Pemanfaatan teknologi untuk melibatkan warga negara dalam pemerintahan dan pengambilan keputusan. C) Sebuah bentuk eksklusi warga negara. D) Kontrol pemerintah yang berlebihan terhadap warga negara.
A) Hal ini dapat memicu praktik korupsi dalam proses legislasi. B) Hal ini dapat menurunkan efisiensi pemerintah. C) Hal ini dapat mendorong penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat pemerintah. D) Hal ini dapat menghasilkan keputusan kebijakan yang lebih inklusif dan berdasarkan informasi yang lebih lengkap.
A) Warga negara terlibat dalam diskusi yang terinformasi dan saling menghormati untuk mencapai keputusan bersama. B) Warga negara membuat keputusan hanya berdasarkan emosi. C) Warga negara mengikuti perintah dari pemerintah. D) Warga negara menghindari dialog terbuka mengenai isu-isu publik.
A) Dengan hanya bergantung pada pejabat pemerintah. B) Dengan mengabaikan masalah-masalah yang terjadi di lingkungan sekitar. C) Dengan memahami dampak keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan. D) Dengan menghindari diskusi dengan tetangga.
A) Partisipasi terbatas pada interaksi daring, sementara keterlibatan bersifat tatap muka. B) Tidak ada perbedaan antara kedua istilah tersebut. C) Keterlibatan diwajibkan oleh hukum, sementara partisipasi bersifat sukarela. D) Partisipasi melibatkan keterlibatan langsung dalam pengambilan keputusan, sementara keterlibatan dapat berupa interaksi yang lebih luas dengan masyarakat.
A) Untuk menyediakan hiburan di masyarakat. B) Untuk mengumpulkan warga yang dipilih secara acak untuk berdiskusi mengenai isu-isu publik. C) Untuk menegakkan peraturan pemerintah yang ketat. D) Untuk merayakan hari-hari nasional.
A) Untuk menghambat keterlibatan warga. B) Untuk memperjuangkan kepentingan warga dan menyediakan wadah untuk berpartisipasi. C) Untuk memprioritaskan agenda pemerintah di atas kebutuhan warga. D) Untuk membungkam suara-suara dari masyarakat.
A) Prinsip-prinsip otoriter. B) Prinsip-prinsip yang berpusat pada masyarakat atau berpusat pada manusia. C) Prinsip-prinsip teknokratis. D) Prinsip-prinsip kapitalis.
A) Perubahan paradigma yang mengutamakan "manusia". B) Perubahan paradigma yang mengutamakan "keuntungan". C) Perubahan paradigma yang mengutamakan "teknologi". D) Perubahan paradigma yang mengutamakan "otoritas".
A) Protokol Kyoto. B) Perjanjian Paris. C) Konvensi Jenewa. D) Deklarasi Rio.
A) Ketersediaan sumber daya pendidikan yang berlebihan. B) Akses ke layanan mewah. C) Mencari layanan penitipan anak yang terjangkau. D) Kelebihan waktu luang.
A) Kesulitan dalam mengorganisasi diri sendiri. B) Kurangnya minat terhadap masalah-masalah publik. C) Dukungan organisasi yang berlebihan. D) Ketersediaan sumber daya yang berlebihan.
A) Keyakinan fundamental yang tidak berubah. B) Keyakinan inti yang berkaitan dengan kebijakan. C) Keyakinan sekunder. D) Keyakinan inti yang fleksibel.
A) Cochrane. B) Uni Eropa. C) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). D) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
A) New York City, Amerika Serikat B) Porto Alegre, Brasil C) Paris, Prancis D) London, Inggris
A) 2000 B) 1995 C) 2010 D) 1989
A) Proses pengambilan keputusan yang hanya melibatkan pemerintah B) Strategi investasi sektor swasta C) Metode pengembangan partisipatif D) Perencanaan ekonomi terpusat
A) Bias dari para ahli yang mengabaikan pandangan yang berbeda. B) Peningkatan biaya keuangan bagi pemerintah. C) Kesepakatan penuh mengenai semua kebijakan lingkungan. D) Berkurangnya keterlibatan para ahli di bidang ilmiah.
A) Sistem Informasi Geografis (SIG) B) Teknologi Blockchain C) Pengurutan DNA D) Kecerdasan Buatan
A) Konservasi berbasis masyarakat. B) Konservasi yang berlandaskan nilai-nilai. C) Konservasi tradisional. D) Konservasi yang dipandu oleh para ahli.
A) ICOMOS Australia B) UNESCO C) National Trust D) World Monuments Fund
A) Amerika Serikat B) Selandia Baru C) Australia D) Kanada
A) Pertemuan eksklusif yang diadakan oleh pemerintah. B) Konferensi yang diselenggarakan oleh sektor swasta. C) Hanya lokakarya yang dipandu oleh para ahli. D) Pertukaran pengetahuan, pendidikan, konsultasi, pameran, acara akademik, kampanye publikasi.
A) Debat politik B) Dewan juri warga yang bersifat deliberatif C) Pertemuan tertutup D) Konsultasi pribadi
A) Oligarki B) Kedaulatan rakyat C) Teokrasi D) Monarki absolut
A) Mereka seringkali memiliki ciri-ciri yang sama. B) Mereka selalu unik dan berbeda. C) Mereka tidak pernah melibatkan warga negara secara langsung. D) Mereka mengecualikan keterlibatan para pemangku kepentingan. |