A) Oh, Tuhan Biar aku menjadi embunmu Memancarkan terangmu Sampai aku lenyap olehnya B) Anak nelayan menangkap pari Sampan karam melanggar karang Amatlah malang nasibku ini Ayah tiada ibu pun berpulang C) Perteguh jua alat perahumu Hasilkan bekal air dan kayu Dayung pengasuh taruh di situ Supaya laju perahumu itu D) Baik ditanam batang padi Jauhkan tampang anak pisang Halau sapi dalam rimba Adakah penyayang orang ini
A) Gurindam B) Pantun C) Puisi baru D) Syair
A) Puisi rakyat mudah dimengerti, puisi baru sulit dipahami B) Puisi lama terikat berisi nasihat, puisi baru kisahan C) Puisi lama mementingkan isi, puisi baru mementingkan bahasa D) Puisi lama terikat persajakan, puisi baru tidak terikat suku kata
A) Kegiatan seorang nelayan menebar jala B) Pentingnya bekerja dengan semangat C) Setiap hari dalam kehidupan banyak kendala D) Hidup harus semangat meskipun banyak masalah.
A) Harapan B) Nasihat C) bakti D) Berka
A) 10 B) 8 C) 9 D) 11
A) saran B) perintah C) ajakan D) larangan
A) (1) anggrek, (2) hujan, (3) lagu, (4) dayang. B) (1) mawar, (2) sapu, (3) suara, (4) pujaan C) (1) mawar, (2) waru, (3) kabar, (4) baru D) (1) melati, (2) duri, (3) cerita, (4) hati
A) syarat B) tujuan C) sebab D) akibat
A) majemuk tujuan B) majemuk syarat C) majemuk konsepsif D) majemuk bertingkat
A) Kalau ingin lekas pandai Rajin belajar wajib hukumnya B) Jawablah wahai ayah dan bunda Siapa dia yang tinggi semampai C) Jangan suka membeli tapai Bisa-bisa sakit perutmu D) Sungguh indah pemandangan pantai Minum teh bersama ayah dan bunda
A) Para pemuda harus menggunakan waktu hidupnya B) Para pemuda harus menyadari bahwa hidup ini sementara saja C) Para pemuda harus mengetahui tamsil dirinya D) Para pemuda harus mengenali dirinya sebaik mungkin
A) Ditenun kain dengan kapas, Bermacam-macam warna ragi, Perahu lilin layar kertas, Berani kulanggar lautan api B) Air dalam bertambah dalam, Hujan di hulu belum lagi teduh. Hati dendam bertambah dendam, Dendam dahulu belum lagi disentuh C) Bila kita bersama sudah, Dunia ini terlalu indah, Dinda cantik permata bertahta, Cantik rupa bicara petah. D) Buah rambutan masak sebuah, Kalau dimanakan manis rasanya, Nona yang berbaju merah, Sudahkah ada yang punya?
A) (2) dan (4) B) (2) dan (3) C) (1) dan (4) D) (1) dan (2)
A) Bekerjalah sesuai dengan kemampuan kita B) Bekerjalah sesuka hati kita C) Jangan sembarangan memilih suatu pekerjaan,agar kita tidak terperosok karena pekerjaan yang salah D) Jangan bekerja terlalu pilih-pilih, yang penting mendapatkan pekerjaan.
A) Baris pertama dan kedua berupa sampiran B) Bersajak a-b-a-b C) Baris ketiga dan keempat sebagai isi D) Setiap baris terdiri atas empat bait
A) Sari kelapa buah nira - Ibu datang bawa hadiah B) Sari kelapa buah nira - Nira diolah untuk sedekah C) Gembiara hati tiada tara - Ibu datang bawa hadiah D) Nira diolah untuk sedekah - Gembira hati tiada tara
A) Ke Selat beli ikan selar Beli juga tempoyak durian Jika kita rajin belajar Prestasi tinggi mudah diraih B) Raja buah si raja pisang Sedap disantap di kala senja Riang hati bukan kepalang Sepeda impian di depan mata C) Buah duku buah durian Dibeli ibu di pasar kenari Senang hati dapat undian Seperti mimpi siang hari D) Kota Jambi kota beradat Tempat tinggal sanak saudara Mari kita belajar giat Supaya kelak tidak sengsara
A) (1) Mari kita jalin silaturahmi (2) Untuk menambah sanak saudara B) (1) Pikir dulu sebelum bertindak (2) Menyesal kemudian tiada guna C) (1) Jangan ragu berbuat baik (2) Senyum saja sudah ibadah D) (1) Supaya tidak sesal kemudian (2) Diperlukan selalu sikap waspada
A) mandi lumpur menyehatkan B) jangan malas mandi C) saling mengingatkan sesama saudara D) selalu menjaga kebersihan badan |