A) Le Corbusier B) Zaha Hadid C) Antoni Gaudí D) Frank Lloyd Wright
A) Piramida Agung Giza B) Mercusuar Alexandria C) Patung Kolossus Rhodes D) Taman Gantung Babilonia
A) Kairo B) Roma C) Athena D) Paris
A) Frank Gehry B) Jørn Utzon C) Norman Foster D) Santiago Calatrava
A) Gotik B) Rokoko C) Neoklasik D) Bauhaus
A) Rem Koolhaas B) Frank Lloyd Wright C) I.M. Pei D) Zaha Hadid
A) Sebuah masjid B) Sebuah kastil C) Sebuah kuil D) Sebuah makam
A) Barok B) Bauhaus C) Postmodern D) Internasional
A) Kota New York B) Los Angeles C) Washington, D.C. D) Chicago
A) Thomas Jefferson B) James Hoban C) Benjamin Latrobe D) William Thornton
A) Jembatan Menara B) Gereja Westminster C) Katedral St. Paul D) Istana Buckingham
A) Untuk menopang sebuah kubah. B) Untuk meningkatkan keindahan visual. C) Untuk berfungsi sebagai pintu masuk yang terlindung ke sebuah bangunan. D) Untuk menyediakan ventilasi alami.
A) Adrian Smith B) Norman Foster C) Santiago Calatrava D) César Pelli
A) Beton B) Kayu C) Baja D) Kaca
A) Eero Saarinen B) Richard Meier C) Frank Gehry D) Ludwig Mies van der Rohe
A) Parthenon B) Taman Gantung Babilonia C) Makam Halikarnassus D) Piramida Agung Giza
A) I.M. Pei B) Frank Gehry C) Norman Foster D) Renzo Piano
A) Taj Mahal B) Menara Qutub C) Candi Lotus D) Hawa Mahal
A) Frank Gehry B) Norman Foster C) Renzo Piano D) Zaha Hadid
A) Bahasa Jerman dan Bahasa Spanyol B) Bahasa Latin dan Bahasa Yunani Kuno C) Bahasa Prancis dan Bahasa Italia D) Bahasa Arab dan Bahasa Ibrani
A) Kekuatan, keindahan, dan keanggunan. B) Ketahanan, kegunaan, dan estetika. C) Keteguhan, kegunaan, dan keindahan. D) Kestabilan, fungsionalitas, dan keanggunan.
A) Vitruvius B) Louis Sullivan C) Frank Lloyd Wright D) Leon Battista Alberti
A) "The Ten Books on Architecture" karya Alberti B) "The Four Books of Architecture" karya Palladio C) "On Architecture" karya Filarete D) "De architectura" karya Vitruvius
A) Keindahan dicapai melalui ornamen. B) Keindahan tidak relevan dengan arsitektur. C) Keindahan bersifat subjektif dan bervariasi berdasarkan budaya. D) Keindahan adalah kualitas objektif yang terdapat dalam proporsi.
A) Arsitektur modern B) Arsitektur Barok C) Arsitektur Klasik D) Arsitektur Gotik
A) Arsitektur Renaisans B) Arsitektur klasik C) Modernisme D) Arsitektur Gotik
A) Gaya arsitektur Gotik B) Gaya arsitektur klasik C) Gaya arsitektur Barok D) Gaya arsitektur modern
A) Arsitektur Afrika B) Bentuk-bentuk di seluruh Asia C) Arsitektur Eropa D) Hanya di wilayah masing-masing
A) Perencanaan arsitektur B) Desain arsitektur C) Konstruksi arsitektur D) Representasi visual arsitektur
A) Kekuasaan politik B) Arsitektur tradisional pedesaan C) Nilai-nilai kemasyarakatan D) Bangunan keagamaan
A) Penekanan pada dekorasi yang rumit. B) Penekanan pada dampak lingkungan. C) Penekanan pada gaya-gaya historis. D) Penekanan pada simbolisme religius.
A) Berhentinya inovasi dalam bidang arsitektur. B) Penurunan kualitas arsitektur. C) Arsitek yang dikenal dengan nama mereka. D) Fokus yang hanya pada aspek rekayasa.
A) Lukisan B) Tekstil C) Patung D) Bangunan
A) Pertunjukan teater B) Karya musik C) Karya arsitektur D) Karya sastra
A) Teknik, material, dan bentuk geometris yang disederhanakan. B) Keterampilan tradisional. C) Arsitektur tradisional khas daerah. D) Gaya dan ornamen historis.
A) Ketidakpuasan terhadap modernisme. B) Ketertarikan pada arsitektur tradisional pedesaan. C) Keinginan untuk kembali ke gaya klasik. D) Fokus pada arsitektur keagamaan.
A) Budaya B) Hanya kekuasaan politik C) Hanya status ekonomi D) Hanya keyakinan agama
A) John Ruskin B) Leon Battista Alberti C) Sebastiano Serlio D) Augustus Pugin
A) Fungsionalitas B) Proporsi C) Ketahanan D) Ornamen
A) Le Corbusier B) John Ruskin C) Augustus Welby Northmore Pugin D) Ludwig Mies van der Rohe
A) Sebastiano Serlio B) Augustus Pugin C) Giorgio Vasari D) John Ruskin
A) Ornamen B) Proporsi C) Fungsionalitas D) Ketahanan
A) Vitruvius B) Le Corbusier C) John Ruskin D) Ludwig Mies van der Rohe
A) Sebastiano Serlio B) Augustus Pugin C) Leon Battista Alberti D) Giorgio Vasari
A) John Ruskin B) Giorgio Vasari C) Vitruvius D) Sebastiano Serlio
A) De architectura B) Contrasts C) De re aedificatoria D) Tutte L'Opere D'Architettura et Prospetiva
A) Menyusun dua buah batu bata dengan hati-hati B) Membangun fondasi C) Memilih bahan-bahan D) Merancang sebuah cetak biru (denah)
A) Aspek fungsional B) Pengaruh budaya C) Dimensi estetika D) Pertimbangan struktural
A) Nunzia Rondanini B) Louis Sullivan C) Léon Krier D) James Stevens Curl
A) Dekonstruksi B) Poststrukturalisme C) Empirisme D) Keberlanjutan
A) Fenomenologi B) Rasionalisme C) Empirisme D) Strukturalisme
A) Ini terbatas pada seni demi seni. B) Ini tidak relevan dengan arsitektur. C) Ini murni bersifat dekoratif. D) Ini melampaui aspek-aspek fungsional.
A) Ini bisa menjadi pencarian tanpa tujuan untuk kesempurnaan atau orisinalitas. B) Ini mendorong pembangunan sosial. C) Ini meningkatkan nilai estetika arsitektur. D) Ini menyederhanakan desain arsitektur.
A) Bata. B) Batu. C) Kayu. D) Beton.
A) Konfusianisme. B) Sikhisme. C) Buddhisme. D) Hindu.
A) Abad ke-9 B) Abad ke-7 C) Abad ke-11 D) Abad ke-13
A) Gedung pencakar langit B) Bangunan bergaya modernis C) Rumah kaca D) Benteng-benteng pertahanan
A) Kerajaan Romawi B) Kerajaan Bizantium C) Kerajaan Mongol D) Kerajaan Ottoman
A) Brunelleschi B) I.M. Pei C) Le Corbusier D) Frank Lloyd Wright
A) Sebuah jembatan B) Sebuah stasiun luar angkasa C) Sebuah gedung pencakar langit D) Sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir
A) Brutalisme B) Modernisme C) Arsitektur metaforis D) Postmodernisme
A) Robert Venturi B) Paul Rudolph C) Christian Norberg-Schulz D) Charles Moore
A) Sebuah 'bentuk brutalist' B) Sebuah 'gudang yang dihias' C) Sebuah 'bangunan ekspresionis' D) Sebuah 'bangunan bergaya duck'
A) Teknologi modern B) Bangunan bersejarah C) Bentuk geometris D) Alam
A) Ernesto Nathan Rogers B) Robert Venturi C) Paul Rudolph D) Eero Saarinen
A) Postmodernisme B) Ekspresionisme C) Brutalisme D) Modernisme
A) Robert Venturi B) Marcel Breuer C) Paul Rudolph D) Charles Moore
A) 'Fenomenologi' B) 'Bebek' C) 'Arsitektur Brutalis' D) 'Gudang'
A) Norwegia B) Italia C) Jerman D) Amerika Serikat
A) Penurunan popularitas gaya arsitektur tradisional. B) Popularitas dinding tirai kaca. C) Kebangkitan arsitektur modernis. D) Pergeseran besar menuju desain berkelanjutan yang ramah lingkungan.
A) Penggunaan prinsip-prinsip desain modernis B) Fokus pada daya tarik estetika C) Penekanan pada pelestarian sejarah D) Praktik-praktik berkelanjutan
A) Teknik struktur B) Teknik mesin C) Teknik kelautan D) Teknik sipil
A) Operasi dan pemeliharaan B) Pengembangan perangkat lunak C) Desain awal D) Konstruksi |