A) Hipokampus B) Serebelum C) Korteks prefrontal D) Amigdala
A) Menyimpan memori jangka panjang. B) Mengatur fungsi-fungsi dasar seperti rasa lapar dan haus. C) Mengendalikan emosi. D) Memproses informasi visual.
A) EEG (Electroencephalography) atau Elektroensefalografi B) PET scan (Positron Emission Tomography) atau Pemindaian Emisi Positron C) CT scan (Computed Tomography) atau Pemindaian Tomografi Terkomputasi D) MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau Pencitraan Resonansi Magnetik
A) Ketidakmampuan neuron untuk membentuk koneksi B) Struktur otak yang tetap sejak lahir C) Kemampuan otak untuk mengatur ulang dan berubah sepanjang hidup D) Proses penghapusan ingatan lama
A) Lobus temporal B) Lobus oksipital C) Area Broca D) Area Wernicke
A) Penyakit Parkinson B) Sindrom Down C) Penyakit Huntington D) Penyakit Alzheimer
A) Lobus parietal B) Lobus frontal C) Lobus oksipital D) Lobus temporal
A) Dopamin B) Asetilkolin C) Endorfin D) Serotonin
A) Talamus B) Hipokampus C) Korteks prefrontal D) Medulla oblongata
A) Korteks sensorik B) Korteks motorik C) Hipokampus D) Serebelum
A) Pemahaman bahasa B) Pemrosesan visual C) Regulasi emosi D) Kontrol motorik
A) Serebelum B) Hipokampus C) Amigdala D) Medulla oblongata
A) Neurotransmisi. B) Neurogenesis. C) Neuroregulasi. D) Neuroplastisitas.
A) Penyakit Alzheimer B) Sklerosis multipel C) Penyakit Huntington D) Penyakit Parkinson
A) Terlibat dalam pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan perencanaan. B) Memfasilitasi komunikasi antara kedua belahan otak. C) Memproses informasi visual. D) Mengatur detak jantung.
A) Mengontrol suhu tubuh. B) Mengatur tidur dan tingkat kewaspadaan. C) Menyimpan memori jangka panjang. D) Memproses informasi visual.
A) Hipotalamus B) Kelenjar pituitari C) Serebelum D) Ganglia basal
A) Sistem saraf parasimpatik B) Sistem saraf simpatik C) Sistem saraf pusat D) Sistem saraf enterik
A) Neuroplastisitas B) Neurogenesis C) Neurotransmisi D) Pemangkasan sinaptik
A) Serotonin B) GABA C) Asetilkolin D) Dopamin
A) Melalui kontak fisik langsung. B) Melalui pelepasan hormon ke dalam aliran darah. C) Melalui sinyal listrik. D) Melalui transmisi sinaptik.
A) Otak kecil (cerebellum). B) Batang otak (brainstem). C) Lobus frontal. D) Amigdala.
A) Serebelum. B) Batang otak. C) Amigdala. D) Hipokampus.
A) Neurotransmisi B) Pemangkasan sinaptik C) Neuroplastisitas D) Mielinisasi
A) Asetilkolin B) GABA C) Serotonin D) Norepinefrin
A) Biopsikologi B) Psikologi sosial C) Psikologi kognitif D) Psikologi perkembangan
A) William James B) René Descartes C) Plato D) Aristoteles
A) Wilder Penfield B) Alois Alzheimer C) Claude Bernard D) Solomon Carter Fuller
A) Solomon Carter Fuller B) Claude Bernard C) Charles Bell D) Wilder Penfield
A) Psikologi sosial B) Psikologi perkembangan C) Ilmu saraf kognitif D) Neurologi klinis
A) René Descartes B) Knight Dunlap C) William James D) Alois Alzheimer
A) Dia mendirikan Perkumpulan Ilmu Saraf (Society of Neuroscience). B) Dia melakukan penelitian tentang demensia pra-lansia. C) Dia mengembangkan peta korteks serebral. D) Dia menulis buku berjudul 'Prinsip-Prinsip Psikologi'.
A) 1983 B) 1904 C) 1971 D) 1969
A) Eksperimen tidak melibatkan manipulasi pada sistem saraf. B) Eksperimen tersebut hanya melibatkan subjek manusia. C) Variabel perilaku tidak pernah diukur. D) Variabel independennya bersifat biologis, atau variabel dependennya bersifat biologis.
A) Luka bakar sementara B) Luka bakar akibat elektrolisis C) Luka bakar akibat bahan kimia D) Luka bakar akibat pembedahan
A) Injeksi ligan sintetis B) Luka elektrolitik C) Luka kimia D) Inhibisi optogenetik
A) Elektroensefalografi (EEG) B) Magnetoensefalografi (MEG) C) Pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) D) Tomografi emisi positron (PET)
A) Teknik optik B) Inhibisi optogenetik C) Stimulasi listrik D) Neuroanatomi fungsional
A) Synapto-pHluorin B) Pewarna sensitif tegangan C) Perekaman unit tunggal D) Pencitraan kalsium
A) Elektrokortikografi B) Neuroanatomi fungsional C) Perekaman menggunakan banyak elektroda D) Perekaman aktivitas neuron tunggal
A) Lesi sementara B) Lesi elektrolitik C) Lesi bedah D) Lesi kimia
A) Magnetoensefalografi (MEG) B) Elektroensefalografi (EEG) C) Pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) D) Tomografi emisi positron (PET)
A) Neuroanatomi fungsional B) Stimulasi listrik C) Stimulasi optogenetik D) Teknik optik
A) Elektroensefalografi (EEG) B) Tomografi emisi positron (PET) C) Magnetoensefalografi (MEG) D) Pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI)
A) Lesi kimiawi B) Lesi elektrolitik C) Lesi sementara D) Lesi
A) Pemetaan QTL (Quantitative Trait Loci) B) Estimasi pose tanpa penanda (markerless pose estimation) C) Pemuliaan selektif D) Rekayasa genetika
A) Estimasi pose tanpa penanda (markerless pose estimation) B) Model komputasi C) Rekayasa genetika D) Pemetaan QTL (Quantitative Trait Loci)
A) Hanya memengaruhi area yang ditargetkan secara tepat. B) Ini memungkinkan manipulasi gen sementara. C) Ini secara permanen meningkatkan aktivitas saraf. D) Jaringan di sekitarnya dapat terpengaruh, sehingga dapat mengganggu hasil penelitian.
A) Manipulasi genetik tingkat lanjut B) Pemuliaan selektif C) Rekayasa genetika D) Pemetaan QTL (Quantitative Trait Loci)
A) Pemetaan QTL (Quantitative Trait Loci) B) Estimasi pose tanpa penanda (markerless pose estimation) C) Model komputasi D) Rekayasa genetika
A) Bahasa B) Kontrol gerakan C) Sensasi dan persepsi D) Perilaku yang dimotivasi
A) Diagnosis psikiatri B) Gangguan degeneratif C) Gangguan perkembangan otak D) Gangguan perilaku
A) Kecemasan B) Autisme C) Skizofrenia D) Alkoholisme
A) Kecemasan B) Depresi klinis C) Skizofrenia D) Autisme
A) Terapi perilaku kognitif B) Pengobatan farmakologis C) Intervensi berbasis kesadaran (mindfulness) D) Pengkondisian perilaku
A) Kecemasan B) Depresi klinis C) Penyalahgunaan narkoba D) Alkoholisme
A) Kecemasan B) Depresi klinis C) Autisme D) Skizofrenia
A) Penurunan sensitivitas sentuhan B) Penurunan kemampuan penciuman dan pengecapan C) Gangguan pendengaran D) Gangguan penglihatan
A) James Watson, Francis Crick, Maurice Wilkins B) Richard Feynman, Murray Gell-Mann, Sheldon Glashow C) Albert Einstein, Niels Bohr, Max Planck D) Ann Graybiel, Winfried Denk, Cornelia Bargmann |