A) Keinginan untuk merdeka dari Prancis. B) Toleransi beragama. C) Penentangan terhadap perubahan revolusioner dan wajib militer. D) Dukungan terhadap pemerintahan revolusioner.
A) Januari 1790 B) Mei 1792 C) Maret 1793 D) Agustus 1794
A) Wajib militer massal (pembentukan pasukan secara massal). B) Eksekusi Raja Louis XVI. C) Penyerbuan terhadap Benteng Bastille. D) Deklarasi Hak Asasi Manusia.
A) Dengan bernegosiasi dengan para pemberontak. B) Dengan menarik pasukan dari wilayah tersebut. C) Dengan menawarkan otonomi kepada mereka. D) Dengan mengirimkan pasukan untuk menumpas pemberontakan.
A) Perang laut. B) Pertempuran konvensional di lapangan terbuka. C) Taktik gerilya. D) Perang pengepungan.
A) Konstitusi tahun 1795. B) Catatan Keluhan (Cahiers de Doléances). C) Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara. D) Konstitusi tahun 1791.
A) Pemberontakan ini memicu pemberontakan serupa di seluruh Eropa. B) Pemberontakan ini dirayakan sebagai kemenangan bagi cita-cita revolusioner. C) Pemberontakan ini dikenang sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintah pusat. D) Pemberontakan ini dianggap tidak relevan dalam sejarah modern.
A) Henri de La Rochejaquelein. B) Maximilien Robespierre. C) Georges Danton. D) Jean-Paul Marat. |