A) Suhu berbanding lurus dengan volume suatu gas. B) Energi selalu mengalir dari benda yang lebih panas ke benda yang lebih dingin. C) Entropi selalu meningkat dalam sistem tertutup. D) Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya diubah bentuknya.
A) Jumlah dari energi internal dan kerja yang dilakukan oleh suatu sistem. B) Total energi kinetik suatu sistem. C) Ukuran dari tingkat ketidakteraturan atau keacakan suatu sistem. D) Kemampuan suatu sistem untuk melakukan kerja.
A) Kapasitas panas total suatu zat. B) Jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu satuan massa suatu zat sebesar satu derajat Celsius. C) Suhu maksimum yang dapat dicapai suatu zat sebelum mengalami perubahan wujud. D) Kemampuan suatu zat untuk menghantarkan panas.
A) Keadaan di mana entropi mencapai minimum. B) Keadaan di mana sifat-sifat seperti suhu dan tekanan tidak berubah seiring waktu. C) Keadaan di mana sistem berada pada kapasitas kerja maksimumnya. D) Keadaan di mana perpindahan panas mencapai maksimum.
A) Volume total suatu zat. B) Volume pada saat suatu zat mengalami perubahan fase. C) Volume yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu suatu zat sebesar satu derajat Celsius. D) Volume yang ditempati oleh satu satuan massa suatu zat.
A) Sebuah perangkat untuk mengukur kandungan panas suatu sistem. B) Sebuah zat dengan kapasitas panas jenis yang tinggi. C) Sebuah sistem dalam kesetimbangan termodinamika. D) Sumber atau penyerap panas yang tak terbatas yang dapat menyediakan atau menyerap panas tanpa mengalami perubahan suhu.
A) Sebuah besaran termodinamika yang mengukur kerja reversibel maksimum yang dapat dilakukan oleh suatu sistem pada suhu dan tekanan konstan. B) Energi total suatu sistem. C) Ukuran ketidakteraturan dalam suatu sistem. D) Jumlah energi yang dapat ditukar oleh suatu sistem dengan lingkungannya.
A) Suhu di mana suatu gas berubah menjadi cairan. B) Suhu kritis suatu zat. C) Titik didih suatu zat pada tekanan standar. D) Suhu dan tekanan di mana fase padat, cair, dan gas dari suatu zat berada dalam kesetimbangan.
A) Perubahan tekanan dalam suatu sistem yang mengakibatkan perubahan suhu. B) Perubahan fase gas yang disebabkan oleh peningkatan suhu. C) Perubahan kapasitas panas jenis suatu zat. D) Perubahan wujud suatu zat dari satu keadaan ke keadaan lainnya, seperti dari padat menjadi cair.
A) Rudolf Clausius B) Lord Kelvin C) Constantin Carathéodory D) Sadi Carnot
A) 1870 B) 1824 C) 1865 D) 1850
A) Entropi B) Siklus Carnot C) Termodinamika geometris D) Teorema virial
A) Mekanika statistik B) Termodinamika mekanik C) Termodinamika geometris D) Termodinamika kimia
A) Sadi Carnot B) Rudolf Clausius C) Constantin Carathéodory D) Lord Kelvin
A) Sadi Carnot B) Lord Kelvin C) Constantin Carathéodory D) Rudolf Clausius
A) 1909 B) 1865 C) 1870 D) 1854
A) Hanya teknik mesin B) Kimia fisik, biokimia, teknik kimia, teknik mesin, meteorologi C) Hanya kimia fisik D) Hanya mekanika statistik
A) Hukum kedua B) Hukum pertama C) Hukum nol D) Hukum ketiga
A) Teknik mesin B) Relativitas C) Ilmu material D) Teknik kimia
A) Thomas Savery B) Denis Papin C) Otto von Guericke D) Robert Boyle
A) Konsep entropi B) Teorema Carnot C) "Alam membenci ruang hampa" D) Hukum Boyle
A) Robert Boyle B) Sadi Carnot C) Thomas Newcomen D) Otto von Guericke
A) Sebuah pompa vakum B) Sebuah pompa udara C) Sebuah mesin dengan piston dan silinder D) Sebuah reaktor uap
A) Denis Papin B) Thomas Savery C) Robert Hooke D) James Watt
A) Rudolf Clausius B) James Clerk Maxwell C) Sadi Carnot D) William Rankine
A) Sadi Carnot B) William Rankine C) James Clerk Maxwell D) Rudolf Clausius
A) Thomas Newcomen B) Robert Hooke C) Otto von Guericke D) Denis Papin
A) Rudolf Clausius B) James Watt C) Thomas Newcomen D) Sadi Carnot
A) Sadi Carnot B) Rudolf Clausius C) Josiah Willard Gibbs D) William Rankine
A) Pierre Duhem B) Max Planck C) James Clerk Maxwell D) Ludwig Boltzmann |