STS 1 ASWAJA 8 - Quiz
  • 1. PILIHAN GANDA

    Di sebuah kelas VIII, guru meminta peserta didik berdiskusi tentang keberagaman pemahaman keagamaan di masyarakat. Beberapa siswa berpendapat bahwa setiap kelompok yang menggunakan istilah Ahlussunnah wal Jamaah pasti memiliki rumusan yang persis sama. Siswa lainnya berpendapat bahwa perbedaan rumusan tidak selalu berarti salah, karena setiap kelompok dapat memiliki ciri khas dalam memahami istilah tersebut. Dalam diskusi itu, seorang siswa menemukan bahwa Nahdlatul Ulama merumuskan ciri khas Ahlussunnah wal Jamaah yang dianutnya agar warga NU memiliki pemahaman yang jelas mengenai faham keagamaannya. Rumusan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyatakan bahwa semua rumusan yang berbeda dari NU pasti salah. Jika siswa tersebut diminta menjelaskan inti persoalan kepada teman-temannya secara tepat, kesimpulan yang paling sesuai adalah …
A) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan istilah yang hanya dapat digunakan oleh kelompok yang memiliki rumusan keagamaan sama dengan NU.
B) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan istilah yang berkembang dengan berbagai rumusan, sedangkan NU merumuskan ciri khas faham yang dianutnya sesuai amaliahnya.
C) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan istilah yang baru dikenal setelah NU berdiri sehingga rumusannya harus mengikuti keputusan NU.
D) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan faham yang rumusannya harus seragam karena perbedaan rumusan menunjukkan perbedaan ajaran Islam.
  • 2. PILIHAN GANDA

    Dalam kegiatan kajian sekolah, seorang siswa mendengar penjelasan bahwa Ahlussunnah wal Jamaah berkaitan erat dengan ajaran Nabi Muhammad Saw. dan praktik para sahabat. Ia kemudian bertanya mengapa pembahasan mengenai Ahlussunnah wal Jamaah juga dikaitkan dengan generasi setelah para sahabat. Guru menjelaskan bahwa dalam materi ke-NU-an, generasi awal umat Islam yang menjadi rujukan tersebut dikenal sebagai generasi salaf atau As-Salafus Shalih. Siswa tersebut kemudian membaca kembali penjelasan mengenai kelompok yang setia kepada As-Sunnah dan Al-Jamaah. Ia menemukan bahwa pengertian tersebut mencakup kesetiaan mengikuti sunnah Nabi serta petunjuk para sahabat dalam berbagai bidang keagamaan. Jika ia hendak menjelaskan hubungan Ahlussunnah wal Jamaah dengan As-Salafus Shalih kepada teman sekelasnya, penjelasan yang paling tepat adalah …
A) As-Salafus Shalih menjadi rujukan karena mereka menggantikan seluruh kedudukan Nabi dalam menentukan ajaran Islam.
B) As-Salafus Shalih menjadi rujukan karena Ahlussunnah wal Jamaah hanya membahas praktik keagamaan pada masa sahabat.
C) As-Salafus Shalih menjadi salah satu rujukan karena Ahlussunnah wal Jamaah dipahami sebagai kesetiaan mengikuti sunnah Nabi dan petunjuk para sahabat.
D) As-Salafus Shalih menjadi rujukan karena seluruh rumusan Ahlussunnah wal Jamaah baru dibuat oleh generasi tersebut setelah Nabi wafat.
  • 3. PILIHAN GANDA

    Dalam sebuah forum diskusi keluarga, muncul pembicaraan mengenai perbedaan praktik keagamaan. Salah seorang anggota keluarga mengatakan bahwa jika ingin mengikuti faham Ahlussunnah wal Jamaah dalam lingkungan Nahdlatul Ulama, seseorang perlu mengetahui bidang-bidang keilmuan yang menjadi ciri khas rumusan NU. Anggota keluarga lainnya kemudian mencoba mengingat kembali pembagian tersebut agar tidak mencampuradukkan antara aqidah, fiqih, dan tasawuf. Dari pembelajaran yang pernah diterimanya, ia mengetahui bahwa NU memiliki rumusan tertentu mengenai tokoh yang diikuti dalam masing-masing bidang. Rumusan itu digunakan untuk melestarikan, mempertahankan, mengamalkan, dan mengembangkan faham Ahlussunnah wal Jamaah. Apabila ia diminta mencocokkan bidang dengan faham atau tokoh yang disebutkan dalam materi, pasangan yang tepat adalah …
A) Aqidah mengikuti Imam Al-Asy'ari dan Al-Maturidi, fiqih mengikuti salah satu dari empat madzhab, dan tasawuf mengikuti Imam Junaidi Al-Baghdadi serta Imam Al-Ghazali.
B) Aqidah mengikuti Imam Al-Ghazali dan Imam Junaidi Al-Baghdadi, fiqih mengikuti Al-Asy'ari dan Al-Maturidi, dan tasawuf mengikuti empat madzhab.
C) Aqidah mengikuti salah satu dari empat madzhab fiqih, fiqih mengikuti Imam Al-Asy'ari, dan tasawuf mengikuti Imam Al-Maturidi.
D) Aqidah mengikuti Imam Junaidi Al-Baghdadi, fiqih mengikuti Imam Al-Ghazali, dan tasawuf mengikuti salah satu dari empat madzhab.
  • 4. PILIHAN GANDA

    Sebuah organisasi siswa sedang menyusun bahan presentasi mengenai sejarah Ahlussunnah wal Jamaah. Dalam presentasi awal, seorang siswa menulis bahwa Ahlussunnah wal Jamaah sebagai ajaran baru muncul ketika Imam Abu Hasan Al-Asy'ari dan Imam Abu Mansyur Al-Maturidi hidup. Temannya merasa pernyataan tersebut perlu diperiksa karena materi juga menjelaskan bahwa praktik ajaran Ahlussunnah wal Jamaah telah ada sejak masa Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat. Mereka kemudian membedakan antara keberadaan ajaran dengan istilah atau gerakan pemurnian yang dipopulerkan kembali. Dalam materi disebutkan bahwa sebagai ajaran, Ahlussunnah wal Jamaah telah ada sejak zaman Nabi, sedangkan sebagai gerakan pemurnian ajaran Islam, Ahlussunnah wal Jamaah muncul pada abad ketiga Hijriyah. Manakah kesimpulan yang paling tepat untuk memperbaiki presentasi tersebut?
A) Ahlussunnah wal Jamaah baru menjadi ajaran yang lengkap setelah perumusan aqidah oleh Imam Al-Asy'ari dan Al-Maturidi.
B) Ahlussunnah wal Jamaah sebagai ajaran dan gerakan pemurnian sama-sama baru berkembang pada abad ketiga Hijriyah.
C) Ahlussunnah wal Jamaah sebagai ajaran muncul pada abad ketiga Hijriyah, sedangkan praktiknya baru berkembang setelah Imam Al-Asy'ari dan Al-Maturidi.
D) Ahlussunnah wal Jamaah sebagai ajaran telah ada sejak Nabi dan para sahabat, sedangkan istilah tersebut kemudian dipopulerkan kembali dalam gerakan pemurnian pada abad ketiga Hijriyah.
  • 5. PILIHAN GANDA

    Di lingkungan sekolah, terdapat kebiasaan berdiskusi ketika muncul perbedaan pemahaman keagamaan. Pada suatu kesempatan, beberapa siswa memperdebatkan kelompok mana yang benar. Perdebatan menjadi semakin keras karena masing-masing siswa lebih mempertahankan kelompoknya daripada memahami sumber ajaran yang menjadi dasar pembahasan. Seorang guru kemudian mengingatkan bahwa setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw., perselisihan semakin tampak dan berkembang hingga muncul berbagai firqah. Dalam keadaan seperti itu, ukuran kebenaran sering bergeser menjadi rasa fanatisme terhadap golongan masing-masing. Jika prinsip yang dijelaskan dalam materi diterapkan pada situasi tersebut, tindakan yang paling mencerminkan pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah adalah …
A) Mengembalikan pembahasan pada ajaran Nabi Muhammad Saw. dan petunjuk para sahabat, sekaligus menghindari fanatisme buta terhadap kelompok.
B) Menentukan kebenaran berdasarkan banyaknya anggota kelompok yang mendukung suatu pendapat dalam diskusi.
C) Mempertahankan pendapat kelompok sendiri dengan memperkuat fanatisme agar identitas kelompok tetap terjaga.
D) Menghindari semua pembicaraan keagamaan agar perbedaan pendapat tidak pernah muncul di lingkungan sekolah.
  • 6. PILIHAN GANDA

    Di sebuah kelas VIII, guru meminta siswa mendiskusikan kebiasaan keagamaan yang mereka lakukan di lingkungan masing-masing. Sebagian siswa mengatakan bahwa dalam menjalankan ajaran agama mereka mengikuti perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad Saw. Mereka juga memperhatikan praktik para sahabat Nabi, terutama para Khulafaur Rasyidin. Dalam diskusi tersebut, siswa menyadari bahwa kehidupan keagamaan tidak cukup dibangun berdasarkan pendapat pribadi, tetapi perlu memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Di lingkungan sekolah, mereka kemudian belajar bahwa Ahlussunnah wal Jamaah berkaitan dengan pengamalan ajaran Islam sebagaimana yang diajarkan dan diamalkan oleh Rasulullah Saw bersama para sahabatnya. Mereka juga mengenal istilah As-Sunnah dan Jamaah sebagai bagian penting dalam memahami hakikat Ahlussunnah wal Jamaah. Jika seorang siswa diminta menjelaskan inti pemahaman dari bacaan tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah ...
A) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan ajaran Islam yang mengutamakan hasil pemikiran manusia dalam menentukan keyakinan
B) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan ajaran Islam yang mengikuti pendapat pribadi selama diterima masyarakat
C) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan ajaran Islam yang mengikuti ajaran Rasulullah Saw dan kesepakatan para sahabatnya
D) Ahlussunnah wal Jamaah merupakan ajaran Islam yang berpegang pada kebiasaan masyarakat dalam menjalankan agama
  • 7. PILIHAN GANDA

    Dalam kegiatan literasi keagamaan, seorang siswa menemukan penjelasan bahwa Ahlussunnah wal Jamaah memiliki perhatian terhadap cara menentukan keyakinan dalam bidang aqidah. Ketika menghadapi persoalan keagamaan, sumber berupa Al-Qur'an dan Hadits ditempatkan sebagai dasar utama. Akal manusia tetap memiliki kedudukan dalam proses memahami persoalan tersebut, tetapi penggunaannya tidak ditempatkan sebagai pengganti sumber utama. Guru kemudian memberikan sebuah kasus: seorang siswa menemukan persoalan yang perlu dijelaskan secara keagamaan dan berusaha mencari dasar dari Al-Qur'an atau Hadits terlebih dahulu. Jika tidak menemukan dalil naqli yang secara langsung menjelaskan persoalan tersebut, ia menggunakan pertimbangan akal dalam batas yang sesuai. Sikap siswa tersebut menggambarkan prinsip yang terdapat dalam ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Berdasarkan bacaan tersebut, hubungan dalil naqli dan dalil aqli yang tepat adalah ...
A) Dalil aqli menjadi dasar utama, sedangkan dalil naqli digunakan untuk memperkuat hasil pemikiran
B) Dalil aqli digunakan untuk menolak persoalan yang tidak dapat dijelaskan melalui pemikiran manusia
C) Dalil naqli dan dalil aqli memiliki kedudukan yang selalu sama dalam setiap persoalan aqidah
D) Dalil naqli didahulukan, sedangkan dalil aqli digunakan untuk memperkuat atau ketika tidak ditemukan dalil naqli
  • 8. PILIHAN GANDA

    Pada suatu kegiatan pembinaan keagamaan, seorang guru meminta siswa menghubungkan konsep iman dengan perilaku sehari-hari. Seorang siswa mengatakan bahwa iman cukup berada di dalam hati karena keyakinan merupakan persoalan batin. Siswa lain berpendapat bahwa seseorang sudah dianggap beriman apabila telah mengucapkan syahadat, meskipun perilakunya belum menunjukkan pelaksanaan perintah Allah dan penghindaran terhadap larangan-Nya. Guru kemudian mengajak mereka membaca kembali penjelasan tentang pengertian iman menurut Ahlussunnah wal Jamaah. Dari pembahasan itu diketahui bahwa iman memiliki beberapa unsur yang saling berkaitan. Seseorang tidak cukup berhenti pada pengakuan batin, tetapi perlu menunjukkan keyakinannya melalui ucapan dan perilaku. Berdasarkan bacaan tersebut, hubungan yang paling tepat antara unsur-unsur iman adalah ...
A) Keimanan mencakup pembenaran hati, pengucapan dengan lisan, dan pembuktian melalui perbuatan
B) Keimanan cukup diwujudkan melalui pengucapan syahadat karena perbuatan merupakan persoalan kehidupan sosial
C) Keimanan dapat dibuktikan melalui salah satu unsur karena pembenaran hati, ucapan, dan perbuatan memiliki kedudukan terpisah
D) Keimanan lebih ditentukan oleh perbuatan karena keyakinan dan ucapan merupakan bagian yang mengikuti perilaku
  • 9. PILIHAN GANDA

    Di lingkungan sekolah terdapat kegiatan sosial berupa penggalangan bantuan untuk warga yang membutuhkan. Salah seorang siswa aktif mengikuti kegiatan tersebut dan mengajak teman-temannya untuk membantu. Ketika ditanya alasan melakukannya, ia menjelaskan bahwa keyakinan kepada Allah seharusnya memiliki pengaruh terhadap perilaku. Ia juga berusaha menjaga ucapan, melaksanakan kewajiban agama, serta menjauhi perbuatan yang dilarang. Dalam diskusi kelas, guru mengingatkan bahwa seseorang dikatakan beriman apabila telah mengucapkan dua kalimat syahadat, memahami maknanya, melaksanakan perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya. Siswa kemudian diminta menghubungkan konsep tersebut dengan kehidupan nyata. Dari beberapa tindakan yang dilakukan siswa tersebut, tindakan yang paling menunjukkan hubungan antara iman dan perilaku adalah ...
A) Mengikuti kegiatan sosial karena ingin mendapatkan pengakuan dari teman-teman
B) Membantu orang lain ketika kegiatan tersebut memberikan keuntungan bagi dirinya
C) Mengikuti kegiatan keagamaan karena kegiatan tersebut sudah menjadi kebiasaan lingkungan sekolah
D) Menjaga perilaku dan melaksanakan perintah Allah sebagai bentuk pembuktian atas keyakinannya
  • 10. PILIHAN GANDA

    Sebuah kelompok belajar sedang membahas perbedaan praktik keagamaan di tengah masyarakat. Mereka menemukan bahwa Ahlussunnah wal Jamaah dalam bidang fiqih mengikuti salah satu dari empat mazhab, yaitu Hanafi, Syafi'i, Maliki, dan Hambali. Keempat mazhab tersebut memiliki hasil ijtihad yang diakui oleh mayoritas umat Islam di seluruh dunia. Dalam pembahasan berikutnya, siswa menemukan bahwa hasil ijtihad para imam tersebut dapat berbeda dalam beberapa persoalan. Perbedaan itu tidak otomatis menjadikan salah satu pihak keluar dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Materi juga menjelaskan bahwa warga Nahdliyin boleh memilih salah satu dari pendapat mazhab tersebut apabila terdapat perbedaan, dengan catatan tidak memilih yang ringan-ringan saja. Berdasarkan situasi tersebut, sikap yang sesuai dengan prinsip yang dipelajari adalah ...
A) Mengikuti seluruh pendapat dari semua mazhab sekaligus agar tidak terjadi perbedaan
B) Menghargai pilihan salah satu dari empat mazhab dengan tetap memperhatikan ketentuan dalam memilihnya
C) Menganggap perbedaan hasil ijtihad sebagai alasan untuk menentukan hukum berdasarkan pendapat pribadi
D) Menolak semua pendapat mazhab karena perbedaan menunjukkan tidak adanya kesatuan hukum
  • 11. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Stimulus: Dalam sebuah kegiatan keluarga, terjadi pembicaraan mengenai perbedaan praktik fiqih di antara umat Islam. Ada anggota keluarga yang mengikuti pendapat Imam Syafi'i, sedangkan anggota lainnya mengikuti pendapat imam mazhab yang berbeda. Perbedaan tersebut sempat membuat salah seorang anggota keluarga mengira bahwa perbedaan pendapat menunjukkan tidak adanya pedoman dalam beragama. Orang tua kemudian menjelaskan bahwa dalam fiqih Ahlussunnah wal Jamaah terdapat empat mazhab yang diikuti, dan masing-masing memiliki hasil ijtihad yang telah diakui oleh mayoritas umat Islam. Perbedaan hasil ijtihad di antara para imam dapat terjadi dalam persoalan tertentu. Diskusi kemudian diarahkan pada sikap yang semestinya dilakukan warga Nahdliyin ketika menemukan perbedaan hasil ijtihad di antara imam mazhab. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Warga Nahdliyin dianjurkan memilih pendapat yang paling ringan pada setiap persoalan
B) Perbedaan hasil ijtihad para imam dapat dipandang sebagai bentuk keluasan bagi umat
C) Warga Nahdliyin boleh memilih salah satu dari empat mazhab ketika terdapat perbedaan hasil ijtihad
D) Perbedaan mazhab menunjukkan bahwa salah satu dari empat imam tidak memenuhi persyaratan ijtihad
  • 12. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Stimulus: Sinta mengikuti kegiatan literasi keagamaan di sekolah. Dalam kegiatan tersebut, ia membaca beberapa persoalan tentang hukum Islam yang muncul dalam kehidupan modern. Ia kemudian mencoba memahami bagaimana suatu ketentuan dapat ditetapkan ketika persoalan tersebut tidak ditemukan secara langsung dalam Al-Qur'an maupun Hadits. Dalam diskusi kelompok, seorang teman memberikan contoh tentang benda atau zat baru yang memiliki sifat memabukkan. Kelompok tersebut kemudian membandingkannya dengan persoalan khamr yang telah memiliki ketentuan hukum. Mereka harus menentukan dasar penalaran yang tepat agar tidak sekadar membuat kesimpulan berdasarkan pendapat pribadi. Sinta menyimpulkan bahwa penalaran hukum harus mempunyai hubungan dengan alasan hukum yang telah ada pada persoalan asal. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Setiap persoalan baru dapat ditentukan hukumnya berdasarkan pendapat orang yang paling memahami masalah tersebut
B) Persoalan baru dapat dianalogikan dengan persoalan asal apabila memiliki persamaan alasan hukum
C) Kesamaan bentuk benda sudah cukup menjadi alasan utama untuk menetapkan hukum melalui qiyas
D) Khamr dapat menjadi dasar pembanding dalam contoh penetapan hukum terhadap sesuatu yang memabukkan
  • 13. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Stimulus: Dalam kegiatan pembelajaran, guru memberikan sebuah kasus kepada kelompok siswa. Mereka diminta membandingkan dua cara memperoleh pemahaman tentang aqidah. Kelompok pertama memulai pembahasannya dari ayat Al-Qur'an dan Hadits, kemudian menggunakan penalaran untuk membantu menjelaskan kandungan dalil tersebut. Kelompok kedua justru menjadikan pemikiran manusia sebagai dasar utama lalu mencari dalil setelah kesimpulan dibuat. Para siswa kemudian diminta menilai kedua cara tersebut berdasarkan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah dalam bidang aqidah. Guru menekankan bahwa penggunaan akal tetap memiliki tempat dalam proses memahami ajaran, tetapi terdapat kedudukan tertentu antara dalil naqli dan dalil aqli. Kelompok siswa harus memilih pernyataan yang paling sesuai dengan prinsip tersebut. Pilihlah 3 jawaban yang benar.
A) Kesimpulan akal manusia selalu menjadi dasar utama sebelum mempertimbangkan dalil naqli
B) Dalil aqli dapat digunakan untuk memperkuat dalil naqli
C) Dalil naqli berupa Al-Qur'an dan Hadits menjadi rujukan utama dalam aqidah
D) Dalil aqli dapat digunakan ketika tidak didapatkan dalil naqli sebagaimana dijelaskan dalam materi
  • 14. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Stimulus: OSIS sekolah mengadakan kegiatan bertema “Iman dalam Kehidupan Sehari-hari”. Dalam persiapannya, para siswa menemukan bahwa ada perilaku yang tampak baik secara sosial, tetapi belum tentu menunjukkan keseluruhan pengertian iman yang dipelajari dalam ASWAJA. Mereka kemudian diminta menghubungkan pemahaman tentang iman dengan sikap seorang muslim dalam kehidupan nyata. Salah satu kelompok membahas seorang siswa yang rajin mengikuti kegiatan keagamaan dan mampu mengucapkan dua kalimat syahadat, tetapi kelompok tersebut ingin mengetahui apakah gambaran tersebut sudah mencerminkan keseluruhan konsep iman menurut Ahlussunnah wal Jamaah. Mereka kemudian menelaah unsur-unsur iman secara lebih menyeluruh. Setelah melakukan analisis, kelompok tersebut menyusun beberapa kriteria untuk digunakan dalam menilai contoh perilaku pada kegiatan tersebut. Pilihlah 3 jawaban yang benar.
A) Banyaknya kegiatan sosial seseorang sudah cukup menjadi ukuran utama kesempurnaan iman
B) Mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya merupakan bentuk pembuktian iman melalui perbuatan
C) Mengucapkan syahadat dengan memahami maknanya berkaitan dengan pengakuan iman
D) Membenarkan ajaran dengan hati merupakan salah satu unsur iman
  • 15. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Stimulus: Sebuah kelompok belajar sedang menyusun pedoman sederhana tentang cara menyikapi persoalan keagamaan. Mereka menemukan bahwa sumber hukum Islam menurut Ahlussunnah wal Jamaah tidak berdiri pada satu sumber saja. Setiap sumber memiliki karakteristik dan kedudukan yang perlu dipahami dengan tepat. Dalam proses penyusunan pedoman, muncul beberapa usulan. Ada yang menganggap semua persoalan harus langsung ditentukan berdasarkan pendapat pribadi, sementara yang lain mencoba menyusun urutan pemahaman berdasarkan sumber hukum yang telah dipelajari. Kelompok tersebut kemudian membandingkan setiap usulan dengan konsep Al-Qur'an, Hadits, ijma', dan qiyas. Setelah menelaah berbagai pendapat, kelompok harus memilih rancangan prinsip yang paling konsisten dengan materi Ahlussunnah wal Jamaah. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Menjadikan Al-Qur'an sebagai salah satu sumber hukum merupakan bagian dari prinsip Ahlussunnah wal Jamaah
B) Menetapkan hukum dengan mendahulukan pendapat pribadi meskipun bertentangan dengan sumber hukum
C) Menggunakan qiyas dengan memperhatikan persamaan alasan hukum merupakan metode yang sesuai dengan prinsip Ahlussunnah wal Jamaah
D) Menganggap ijma' sebagai pendapat individu seorang ulama dalam menetapkan hukum
  • 16. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Di sebuah lingkungan perumahan, warga berasal dari berbagai latar belakang keluarga dan memiliki kebiasaan yang berbeda. Ketika melakukan kerja bakti, pengurus RT meminta seluruh warga terlibat dan membagi pekerjaan secara adil. Dalam kegiatan tersebut, warga yang berbeda usia maupun latar belakang tetap diperlakukan sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kedudukan yang sama. Ketika muncul perbedaan pendapat mengenai penggunaan fasilitas umum, pengurus tidak membiarkan perbedaan tersebut berubah menjadi pertengkaran. Mereka mengajak warga menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dengan tetap menghargai satu sama lain. Seorang siswa kemudian mencoba menghubungkan pengalaman tersebut dengan nilai yang menjadi dasar perjuangan NU. Nilai yang tercermin dalam ilustrasi tersebut adalah ... Pilih 2 jawaban yang benar.
A) Al-ukhuwah yang menekankan persaudaraan dalam kehidupan bersama
B) Pelestarian kegiatan keagamaan sebagai satu-satunya bentuk hubungan kemasyarakatan
C) Al-musawah yang berkaitan dengan persamaan dalam kehidupan bermasyarakat
D) Penguatan organisasi sebagai tujuan utama hubungan sosial warga
  • 17. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Di sebuah sekolah, terjadi perselisihan antara dua kelompok siswa akibat perbedaan cara menyampaikan pendapat. Masing-masing kelompok merasa pendapatnya paling tepat. Guru tidak langsung meminta salah satu kelompok mengalah, tetapi mengajak siswa memahami pentingnya menjaga hubungan antarmanusia. Dalam pembinaan berikutnya, guru meminta siswa menyusun cara penyelesaian yang tetap mempertahankan prinsip kebaikan dan menghindari tindakan yang merusak hubungan persaudaraan. Siswa juga diminta memperhatikan agar keputusan yang dibuat tidak merugikan salah satu pihak. Setelah berdiskusi, siswa menghubungkan penyelesaian tersebut dengan nilai yang menjadi dasar perjuangan NU. Tindakan yang paling sesuai dengan nilai tersebut adalah ... Pilih 3 jawaban yang benar.
A) Mengupayakan keadilan agar penyelesaian tidak merugikan pihak tertentu
B) Menetapkan pendapat kelompok yang lebih banyak anggotanya sebagai ukuran kebenaran
C) Mengajak kepada kebaikan dan mencegah tindakan yang merusak hubungan sosial
D) Menjaga persaudaraan ketika menyelesaikan perbedaan
  • 18. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebuah pesantren mengadakan pertemuan rutin dengan para alumni dan tokoh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, mereka membicarakan bagaimana ajaran yang telah diajarkan para ulama pesantren dapat terus dipahami oleh generasi berikutnya. Mereka juga membahas perubahan kehidupan masyarakat yang membutuhkan penguatan pemahaman keagamaan. Para pengasuh mengingat kembali bahwa sebelum NU berdiri, hubungan para kiai dan ulama pesantren telah berlangsung melalui berbagai kegiatan seperti haul, imtihan, walimah, silaturrahim, dan hubungan kekeluargaan. Hubungan tersebut kemudian berkembang menjadi hubungan yang lebih terorganisasi. Dalam diskusi, peserta diminta menentukan kesimpulan yang sesuai dengan hubungan historis tersebut. Pernyataan yang tepat adalah ... Pilih 2 jawaban yang benar.
A) Berdirinya NU membuat tradisi hubungan antar kiai menjadi tidak diperlukan lagi
B) Pesantren memiliki hubungan erat dengan perkembangan awal NU
C) Hubungan antar kiai dan ulama pesantren menjadi salah satu unsur yang mendorong lahirnya wadah persatuan
D) Hubungan NU dengan pesantren baru muncul setelah semua amaliyah masyarakat berubah menjadi kegiatan organisasi
  • 19. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Di sebuah desa, sebagian masyarakat menghadapi perbedaan pandangan mengenai praktik keagamaan yang telah dilakukan secara turun-temurun. Perbedaan tersebut menjadi semakin kuat karena informasi dari luar lingkungan masyarakat mudah tersebar melalui berbagai media. Tokoh masyarakat kemudian mengusulkan agar warga tidak mengambil kesimpulan secara tergesa-gesa. Mereka mengadakan forum untuk mengkaji persoalan dan membandingkan argumentasi yang digunakan oleh masing-masing pihak. Dalam forum tersebut, peserta diminta menyampaikan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Guru yang mendampingi kegiatan tersebut menjelaskan bahwa para ulama pesantren pada masa lalu juga menghadapi perbedaan pemahaman dan mempertahankan pendapat melalui hujjah dalam perdebatan keagamaan. Pelajaran yang paling sesuai dari ilustrasi tersebut adalah ... Pilih 2 jawaban yang benar.
A) Perbedaan harus diselesaikan dengan mengikuti pendapat yang paling banyak diterima masyarakat
B) Hujjah memiliki peranan penting ketika ulama mempertahankan pendapat keagamaan
C) Perdebatan keagamaan tidak memerlukan dasar argumentasi apabila tradisi sudah berlangsung lama
D) Perbedaan pemahaman dapat dikaji dengan argumentasi keagamaan
  • 20. PILIHAN GANDA KOMPLEKS

    Sebuah sekolah ingin membuat program penguatan Aswaja bagi siswa. Tim penyusun menyadari bahwa program tersebut perlu memiliki bahan yang dapat dipertanggungjawabkan. Mereka juga ingin agar hasil kajian dapat digunakan oleh guru dan lembaga pendidikan sehingga pembelajaran tidak bergantung pada informasi yang berubah-ubah. Tim kemudian mengusulkan pembentukan pusat kajian yang bertugas meneliti dan mengkaji kitab-kitab yang sesuai untuk pegangan pengajaran. Pusat tersebut juga diharapkan dapat membantu menghadapi pemahaman yang menyalahkan ajaran yang dianut warga nahdliyin. Ketika mengevaluasi rancangan tersebut, kepala sekolah meminta siswa memilih karakter kegiatan yang paling sesuai dengan fungsi Aswaja Centre. Pilih 3 jawaban yang benar.
A) Mengubah seluruh bentuk kegiatan keagamaan masyarakat menjadi kegiatan yang berpusat di sekolah
B) Menyediakan bahan yang dapat menjadi pegangan pengajaran di pesantren dan lembaga pendidikan formal
C) Membantu menangkal serangan pemahaman yang menyalahkan ajaran warga nahdliyin
D) Melakukan penelitian dan pengkajian terhadap kitab-kitab yang sesuai
  • 21. MENJODOHKAN

    1. Dalam memahami paham keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah, terdapat sumber ajaran yang merujuk pada segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad saw. dan menjadi pedoman dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam. Sumber tersebut digunakan bersama sumber ajaran Islam lainnya sebagai landasan keagamaan warga nahdliyin. Istilah apakah yang dimaksud?

    2. Ketika menghadapi persoalan keagamaan, pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah tidak berhenti pada sumber-sumber yang disebutkan secara langsung. Terdapat metode penetapan hukum dengan menyamakan hukum cabang dengan hukum asal karena adanya persamaan di dalam alasan hukum.

    3. Dalam kehidupan masyarakat, warga nahdliyin diarahkan untuk membangun hubungan sosial yang menjunjung keseimbangan dan memberikan hak kepada setiap orang secara proporsional/ adil. Nilai tersebut menjadi salah satu dasar perjuangan bersama dengan persaudaraan

    4. Di lingkungan warga nahdliyin terdapat kegiatan pertemuan keagamaan yang dilakukan sebagai sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga. Kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menjalankan amaliyah keagamaan seperti melaksanakan shalat ghoib.

    5. Di sebuah kampung, sekelompok remaja mengikuti kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin. Mereka membaca shalawat Nabi dengan diiringi alat musik rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk pelestarian amaliyah keagamaan.

    OPSI JODOHKAN:
    A. al-adalah
    B. Lailatul Ijtima
    C. dhibaan
    D. as-Sunnah
    E. al-Qiyas
A) 1 - B
B) 1 - E
C) 1 - C
D) 1 - A
E) 1 - D
  • 22. MENJODOHKAN

    1. Dalam memahami paham keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah, terdapat sumber ajaran yang merujuk pada segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad saw. dan menjadi pedoman dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam. Sumber tersebut digunakan bersama sumber ajaran Islam lainnya sebagai landasan keagamaan warga nahdliyin. Istilah apakah yang dimaksud?

    2. Ketika menghadapi persoalan keagamaan, pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah tidak berhenti pada sumber-sumber yang disebutkan secara langsung. Terdapat metode penetapan hukum dengan menyamakan hukum cabang dengan hukum asal karena adanya persamaan di dalam alasan hukum.

    3. Dalam kehidupan masyarakat, warga nahdliyin diarahkan untuk membangun hubungan sosial yang menjunjung keseimbangan dan memberikan hak kepada setiap orang secara proporsional/ adil. Nilai tersebut menjadi salah satu dasar perjuangan bersama dengan persaudaraan

    4. Di lingkungan warga nahdliyin terdapat kegiatan pertemuan keagamaan yang dilakukan sebagai sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga. Kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menjalankan amaliyah keagamaan seperti melaksanakan shalat ghoib.

    5. Di sebuah kampung, sekelompok remaja mengikuti kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin. Mereka membaca shalawat Nabi dengan diiringi alat musik rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk pelestarian amaliyah keagamaan.

    OPSI JODOHKAN:
    A. al-adalah
    B. Lailatul Ijtima
    C. dhibaan
    D. as-Sunnah
    E. al-Qiyas
A) 2 - E
B) 2 - A
C) 2 - B
D) 2 - C
E) 2 - D
  • 23. MENJODOHKAN

    1. Dalam memahami paham keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah, terdapat sumber ajaran yang merujuk pada segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad saw. dan menjadi pedoman dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam. Sumber tersebut digunakan bersama sumber ajaran Islam lainnya sebagai landasan keagamaan warga nahdliyin. Istilah apakah yang dimaksud?

    2. Ketika menghadapi persoalan keagamaan, pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah tidak berhenti pada sumber-sumber yang disebutkan secara langsung. Terdapat metode penetapan hukum dengan menyamakan hukum cabang dengan hukum asal karena adanya persamaan di dalam alasan hukum.

    3. Dalam kehidupan masyarakat, warga nahdliyin diarahkan untuk membangun hubungan sosial yang menjunjung keseimbangan dan memberikan hak kepada setiap orang secara proporsional/ adil. Nilai tersebut menjadi salah satu dasar perjuangan bersama dengan persaudaraan

    4. Di lingkungan warga nahdliyin terdapat kegiatan pertemuan keagamaan yang dilakukan sebagai sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga. Kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menjalankan amaliyah keagamaan seperti melaksanakan shalat ghoib.

    5. Di sebuah kampung, sekelompok remaja mengikuti kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin. Mereka membaca shalawat Nabi dengan diiringi alat musik rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk pelestarian amaliyah keagamaan.

    OPSI JODOHKAN:
    A. al-adalah
    B. Lailatul Ijtima
    C. dhibaan
    D. as-Sunnah
    E. al-Qiyas
A) 3 - E
B) 3 - C
C) 3 - D
D) 3 - B
E) 3 - A
  • 24. MENJODOHKAN

    1. Dalam memahami paham keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah, terdapat sumber ajaran yang merujuk pada segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad saw. dan menjadi pedoman dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam. Sumber tersebut digunakan bersama sumber ajaran Islam lainnya sebagai landasan keagamaan warga nahdliyin. Istilah apakah yang dimaksud?

    2. Ketika menghadapi persoalan keagamaan, pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah tidak berhenti pada sumber-sumber yang disebutkan secara langsung. Terdapat metode penetapan hukum dengan menyamakan hukum cabang dengan hukum asal karena adanya persamaan di dalam alasan hukum.

    3. Dalam kehidupan masyarakat, warga nahdliyin diarahkan untuk membangun hubungan sosial yang menjunjung keseimbangan dan memberikan hak kepada setiap orang secara proporsional/ adil. Nilai tersebut menjadi salah satu dasar perjuangan bersama dengan persaudaraan

    4. Di lingkungan warga nahdliyin terdapat kegiatan pertemuan keagamaan yang dilakukan sebagai sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga. Kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menjalankan amaliyah keagamaan seperti melaksanakan shalat ghoib.

    5. Di sebuah kampung, sekelompok remaja mengikuti kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin. Mereka membaca shalawat Nabi dengan diiringi alat musik rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk pelestarian amaliyah keagamaan.

    OPSI JODOHKAN:
    A. al-adalah
    B. Lailatul Ijtima
    C. dhibaan
    D. as-Sunnah
    E. al-Qiyas
A) 4 - E
B) 4 - A
C) 4 - D
D) 4 - C
E) 4 - B
  • 25. MENJODOHKAN

    1. Dalam memahami paham keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah, terdapat sumber ajaran yang merujuk pada segala sesuatu yang berasal dari Nabi Muhammad saw. dan menjadi pedoman dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam. Sumber tersebut digunakan bersama sumber ajaran Islam lainnya sebagai landasan keagamaan warga nahdliyin. Istilah apakah yang dimaksud?

    2. Ketika menghadapi persoalan keagamaan, pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah tidak berhenti pada sumber-sumber yang disebutkan secara langsung. Terdapat metode penetapan hukum dengan menyamakan hukum cabang dengan hukum asal karena adanya persamaan di dalam alasan hukum.

    3. Dalam kehidupan masyarakat, warga nahdliyin diarahkan untuk membangun hubungan sosial yang menjunjung keseimbangan dan memberikan hak kepada setiap orang secara proporsional/ adil. Nilai tersebut menjadi salah satu dasar perjuangan bersama dengan persaudaraan

    4. Di lingkungan warga nahdliyin terdapat kegiatan pertemuan keagamaan yang dilakukan sebagai sarana berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga. Kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta menjalankan amaliyah keagamaan seperti melaksanakan shalat ghoib.

    5. Di sebuah kampung, sekelompok remaja mengikuti kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin. Mereka membaca shalawat Nabi dengan diiringi alat musik rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk pelestarian amaliyah keagamaan.

    OPSI JODOHKAN:
    A. al-adalah
    B. Lailatul Ijtima
    C. dhibaan
    D. as-Sunnah
    E. al-Qiyas
A) 5 - D
B) 5 - C
C) 5 - A
D) 5 - B
E) 5 - E
  • 26. BENAR-SALAH

    Dalam memahami aqidah, Ahlussunnah wal Jamaah menempatkan dalil aqli sebagai dasar utama, sedangkan dalil naqli digunakan untuk memperkuat kesimpulan yang diperoleh melalui penalaran manusia.
A) BENAR
B) SALAH
  • 27. BENAR-SALAH

    Menurut pengertian iman dalam Ahlussunnah wal Jamaah, seseorang dapat dikatakan beriman setelah memahami makna syahadat dan mengucapkannya, sedangkan pelaksanaan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya merupakan aspek yang berada di luar pengertian iman.
A) BENAR
B) SALAH
  • 28. BENAR-SALAH

    Dalam konsep sumber hukum Ahlussunnah wal Jamaah, qiyas digunakan dengan cara menghubungkan hukum suatu persoalan cabang dengan hukum persoalan asal berdasarkan adanya persamaan alasan hukum.
A) BENAR
B) SALAH
  • 29. BENAR-SALAH

    Empat mazhab yang disebut dalam materi adalah Hanafi, Syafi'i, Maliki, dan Hambali, dan keempatnya merupakan mazhab fiqih yang menjadi rujukan dalam Ahlussunnah wal Jamaah.
A) BENAR
B) SALAH
  • 30. BENAR-SALAH

    Ijma' dalam sumber hukum Ahlussunnah wal Jamaah berarti menyamakan hukum suatu persoalan baru dengan persoalan sebelumnya karena mempunyai alasan hukum yang sama, sedangkan qiyas merupakan kesepakatan para ulama mujtahid.
A) BENAR
B) SALAH
Created with That Quiz — where test making and test taking are made easy for math and other subject areas.