- 1. PILIHAN GANDA
Di sebuah kelas, guru meminta peserta didik membuat peta perjalanan para mubalig yang membawa Islam menuju Nusantara. Kelompok pertama menelusuri jalur yang melewati Makkah, Damaskus, Bagdad, kemudian Goa di Gujarat/India sebelum mencapai Samudera Pasai. Kelompok kedua menemukan jalur yang melewati Madinah, Hadramaut di Yaman, kemudian Goa sebelum menuju wilayah yang sama di Sumatera. Kedua kelompok menyadari bahwa Goa menjadi tempat persinggahan penting sebelum perjalanan berlanjut ke Nusantara. Dalam diskusi, mereka juga menemukan bahwa Samudera Pasai menjadi salah satu wilayah awal yang kemudian berperan dalam penyebaran Islam ke daerah lain. Dari wilayah tersebut, penyebaran berlanjut ke pesisir Timur Sumatera dan pesisir utara Jawa. Jika guru meminta peserta didik menyebutkan tempat persinggahan yang menjadi titik pertemuan kedua jalur tersebut sebelum menuju Samudera Pasai, tempat yang dimaksud adalah ....
A) Hadramaut B) Goa (Gujarat/India) C) Damaskus D) Bagdad
- 2. PILIHAN GANDA
Dalam kegiatan literasi sejarah, Raka membaca bahwa terdapat beberapa pendapat mengenai awal masuknya Islam ke Indonesia. Salah satu pendapat menyebutkan bahwa Islam telah masuk sejak abad VII Masehi dan pembawanya berasal dari Arab. Pendapat tersebut menggunakan beberapa bukti, antara lain adanya perkampungan Islam Arab di pantai Barat Sumatera pada tahun 674 serta kesesuaian mazhab yang berkembang di Samudera Pasai. Raka kemudian membandingkan informasi tersebut dengan pendapat lain yang menyatakan bahwa Islam masuk pada abad XIII melalui Gujarat, India. Ia menemukan bahwa perbedaan kedua pendapat terutama berkaitan dengan waktu masuk dan asal pembawa Islam ke Nusantara. Ketika diminta mengidentifikasi pendapat yang menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia sejak abad VII Masehi melalui bangsa Arab, Raka seharusnya memilih ....
A) Teori Samudera Pasai B) Teori Gujarat C) Teori Persia D) Teori Makkah
- 3. PILIHAN GANDA
Saat mengerjakan tugas kelompok, Sinta menemukan dua informasi tentang Samudera Pasai. Informasi pertama menyebutkan bahwa kerajaan tersebut didirikan oleh Sultan Malik Al-Shaleh pada abad ke-13 dan terletak di wilayah Lhoksemawe, pantai Timur Aceh. Informasi kedua menjelaskan bahwa batu nisan Sultan Malik Al-Shaleh tahun 1297 mempunyai corak khas Gujarat dan menjadi salah satu dasar yang digunakan dalam Teori Gujarat. Teman Sinta kemudian mengatakan bahwa kedua informasi tersebut tidak harus dianggap bertentangan. Satu informasi berbicara tentang perkembangan politik kerajaan, sedangkan informasi lainnya digunakan sebagai bukti untuk menjelaskan salah satu teori tentang masuknya Islam. Berdasarkan informasi tersebut, hubungan yang tepat antara Samudera Pasai dan Teori Gujarat adalah ....
A) Berdirinya Samudera Pasai membuktikan bahwa pembawa Islam ke Indonesia berasal dari Persia pada abad XIII. B) Samudera Pasai menjadi tempat pertama munculnya Teori Makkah karena rajanya menggunakan gelar Al Malik. C) Samudera Pasai menjadi bukti bahwa Islam baru masuk Indonesia setelah kerajaan tersebut berdiri pada abad XIII. D) Batu nisan Sultan Malik Al-Shaleh tahun 1297 digunakan sebagai salah satu dasar yang mendukung Teori Gujarat.
- 4. PILIHAN GANDA
Di lingkungan tempat tinggalnya, Fajar melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berlangsung sederhana dan melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang. Tidak ada pembagian masyarakat berdasarkan kasta dalam kegiatan tersebut. Penyampaian ajaran dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami dan tetap memperhatikan kebiasaan masyarakat setempat. Ketika membahas perkembangan Islam di Indonesia, guru menjelaskan bahwa penerimaan masyarakat terhadap Islam berlangsung relatif cepat. Hal itu berkaitan dengan karakter ajaran dan cara penyebarannya yang dapat menyesuaikan dengan budaya setempat serta dilakukan secara damai melalui kesadaran masyarakat. Jika Fajar diminta menjelaskan mengapa kondisi seperti dalam cerita tersebut dapat mendukung perkembangan Islam di Indonesia, penjelasan yang paling sesuai adalah ....
A) Islam berkembang karena kegiatan keagamaannya selalu menggantikan seluruh budaya masyarakat setempat. B) Islam berkembang karena ajarannya mudah diterima, bersifat terbuka, tidak mengenal kasta, dan dapat menyesuaikan budaya setempat. C) Islam berkembang karena penyebarannya lebih banyak dilakukan melalui persaingan politik antarkerajaan. D) Islam berkembang karena masyarakat harus mengikuti aturan sosial berdasarkan tingkatan kasta yang baru.
- 5. PILIHAN GANDA
Dalam diskusi sejarah, kelompok Nisa membandingkan Perlak dan Samudera Pasai. Mereka menemukan bahwa Perlak berdiri pada tahun 840 M dan kemudian bergabung dengan Samudera Pasai. Sementara itu, Samudera Pasai didirikan oleh Sultan Malik Al-Shaleh pada abad ke-13 di daerah Lhoksemawe, pantai Timur Aceh. Kelompok tersebut kemudian membuat garis waktu agar hubungan perkembangan kedua kerajaan lebih mudah dipahami. Mereka menyimpulkan bahwa urutan waktu sangat penting agar tidak keliru ketika menjelaskan perkembangan kerajaan Islam di wilayah Sumatera. Berdasarkan informasi tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah ....
A) Samudera Pasai berdiri setelah Perlak berakhir dan tidak memiliki hubungan perkembangan dengan Perlak. B) Perlak dan Samudera Pasai berdiri pada waktu yang sama dan memiliki pusat pemerintahan yang sama. C) Samudera Pasai berdiri lebih dahulu lalu mendirikan Kerajaan Perlak pada abad IX. D) Perlak berdiri lebih dahulu dan kemudian bergabung dengan Samudera Pasai.
- 6. PILIHAN GANDA
Di sebuah kampung, pengurus masjid mengadakan kegiatan keagamaan yang dikemas bersamaan dengan kegiatan masyarakat yang telah lama berlangsung. Warga dari berbagai latar belakang dapat mengikuti kegiatan tersebut tanpa merasa kebiasaan mereka sedang dipertentangkan dengan ajaran baru. Para tokoh agama lebih banyak mengajak warga berdialog mengenai nilai kebaikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bersama. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut tidak diarahkan untuk mengganti seluruh bentuk kelembagaan masyarakat yang sudah ada. Sebaliknya, tokoh agama berusaha memperkuat kegiatan kemasyarakatan sambil mengenalkan nilai-nilai Islam secara bertahap. Pola kegiatan seperti itu membuat masyarakat lebih mudah menerima pesan keagamaan karena prosesnya berlangsung secara dialogis dan tidak menghadirkan nuansa konfrontasi. Strategi dakwah yang paling sesuai dengan pola tersebut adalah ...
A) strategi seni melalui penggunaan pertunjukan sebagai sarana utama B) strategi politik melalui penguasaan pemerintahan masyarakat C) strategi kultural melalui penguatan kelembagaan dan budaya masyarakat D) strategi perekonomian melalui pembentukan perkampungan pedagang
- 7. PILIHAN GANDA
Seorang siswa menemukan catatan tentang perkembangan masyarakat Indonesia setelah Islam mulai berkembang. Dalam catatan itu disebutkan bahwa masyarakat yang sebelumnya mengenal Kalender Saka kemudian mengenal sistem kalender yang menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah. Catatan tersebut juga menyebut adanya perubahan nama bulan, sementara beberapa unsur yang telah dikenal masyarakat sebelumnya tetap digunakan. Salah satu contoh yang disebutkan adalah penggunaan nama pasaran seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Siswa tersebut kemudian diminta menghubungkan perubahan tersebut dengan proses perkembangan kebudayaan Islam di Indonesia. Wujud akulturasi yang ditunjukkan oleh peristiwa dalam catatan tersebut adalah ...
A) perubahan sistem pemerintahan dari kerajaan Hindu-Budha menjadi kerajaan Islam B) perpaduan unsur Kalender Saka dengan perhitungan kalender Hijriyah dalam kalender Jawa C) perpaduan seni bangunan Hindu-Budha dengan bentuk bangunan masjid D) perkembangan tulisan Arab menjadi tulisan Arab gundul atau pegon
- 8. PILIHAN GANDA
Raka membantu keluarganya mengelola sebuah usaha kecil di lingkungan tempat tinggalnya. Beberapa pedagang dari luar daerah sering datang untuk berdagang dan berinteraksi dengan warga. Karena hubungan berlangsung cukup lama, sebagian pedagang memilih menetap di lingkungan tersebut. Interaksi yang semakin intensif membuat hubungan antara pendatang dan masyarakat setempat semakin dekat. Dalam rangkaian proses tersebut terjadi pula hubungan perkawinan antara sebagian pedagang dengan perempuan Indonesia. Kondisi ini membuat hubungan sosial dan penyebaran ajaran yang dibawa para pedagang berlangsung semakin luas. Ketika diminta menjelaskan faktor yang membuat perdagangan dapat menjadi sarana penyebaran Islam, Raka perlu memilih penjelasan yang paling sesuai dengan rangkaian peristiwa tersebut. Kesimpulan yang tepat adalah ...
A) perdagangan menjadikan kesenian sebagai satu-satunya media untuk mengenalkan ajaran Islam B) perdagangan membuka interaksi sosial yang dapat berkembang melalui hubungan menetap dan perkawinan C) perdagangan membuat penyebaran Islam terutama bergantung pada perubahan sistem pemerintahan D) perdagangan menyebabkan masyarakat meninggalkan seluruh kebudayaan yang telah berkembang sebelumnya
- 9. PILIHAN GANDA
Di sebuah sekolah, siswa diminta membuat pertunjukan yang mengangkat kebudayaan lokal. Guru mengarahkan mereka untuk memperhatikan bagaimana kesenian dapat menjadi sarana menyampaikan pesan kepada masyarakat. Kelompok pertama memilih menggunakan gamelan dan gending. Kelompok kedua menggunakan pertunjukan wayang. Kelompok ketiga memilih dolanan anak-anak dan gendhing tertentu. Semua kelompok berusaha menyampaikan pesan yang dapat diterima oleh masyarakat melalui bentuk kesenian yang telah dikenal. Guru kemudian meminta siswa menghubungkan kegiatan tersebut dengan sejarah dakwah Islam di Indonesia. Alasan pendekatan seni dapat membantu penyebaran Islam sebagaimana tergambar dalam ilustrasi tersebut adalah ...
A) kesenian digunakan untuk menggantikan seluruh tradisi masyarakat dengan simbol-simbol baru B) kesenian membuat penyebaran Islam bergantung pada kekuasaan politik penguasa daerah C) kesenian digunakan terutama untuk membangun kerajaan Islam setelah runtuhnya kerajaan Hindu-Budha D) kesenian menjadi ruang untuk memperkenalkan ajaran melalui bentuk yang dekat dengan kehidupan masyarakat
- 10. PILIHAN GANDA
Di sebuah daerah, masyarakat masih mempertahankan berbagai bentuk kebudayaan yang telah berkembang sebelum Islam. Ketika Islam berkembang, beberapa unsur budaya tersebut tidak serta-merta hilang. Sebaliknya, muncul bentuk-bentuk baru yang memadukan pengaruh kebudayaan sebelumnya dengan pengaruh Islam. Proses tersebut dapat ditemukan dalam berbagai bidang. Bangunan masjid, makam, dan istana menunjukkan bentuk tertentu yang berbeda dari budaya sebelumnya. Dalam bidang sastra juga berkembang hikayat, babad, suluk, dan primbon. Perubahan serupa terlihat pada penggunaan tulisan Arab, perkembangan seni kaligrafi, serta lahirnya tulisan Arab gundul atau pegon. Berdasarkan berbagai contoh tersebut, hubungan yang paling tepat antara masuknya Islam dan kebudayaan masyarakat Indonesia adalah ...
A) Islam berkembang dengan cara menghapus seluruh kebudayaan Hindu-Budha yang telah ada B) perkembangan Islam menghasilkan proses akulturasi yang melahirkan bentuk kebudayaan baru C) perkembangan Islam menyebabkan bentuk kebudayaan masyarakat hanya berubah pada bidang pemerintahan D) perkembangan Islam membuat kebudayaan masyarakat sepenuhnya mengikuti kebudayaan Timur Tengah
- 11. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Di sekolah, siswa kelas 7 mendapat tugas mengenali hubungan antara tokoh dakwah dengan media yang digunakan dalam menyampaikan ajaran Islam. Guru memberikan beberapa contoh. Ada tokoh yang dikenal menggunakan alat musik bonang dan menciptakan gending. Ada pula tokoh yang memanfaatkan dolanan anak-anak serta beberapa jenis gending dalam kegiatan dakwahnya. Contoh tersebut menunjukkan bahwa penyampaian ajaran Islam dapat memanfaatkan sarana yang telah dikenal masyarakat.Kelompok siswa kemudian menemukan contoh lain dari tokoh yang menggunakan wayang, batik, bedhug, kentongan, baju takwa, dan blangkon. Mereka menyadari bahwa setiap tokoh memiliki pilihan media yang berbeda sesuai dengan lingkungan masyarakat yang dihadapi.Guru meminta mereka mengidentifikasi pasangan tokoh dan media dakwah yang sesuai dengan materi yang dipelajari. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Sunan Drajat menggunakan wayang dan blangkon sebagai media utama dakwah B) Sunan Giri menggunakan dolanan anak-anak, gendhing pucung, dan asmarandhana C) Sunan Bonang menggunakan bonang serta gending ciptaannya sebagai media dakwah D) Sunan Giri menggunakan dolanan anak-anak, gendhing pucung, dan asmarandhana
- 12. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Dalam sebuah kegiatan literasi, siswa membaca berbagai bentuk karya yang berkembang setelah Islam menyebar di Indonesia. Mereka menemukan karya berbentuk cerita prosa atau karangan bebas yang berbeda dengan karya yang berisi sejarah rekaan pujangga keraton. Mereka juga menemukan karya yang membahas persoalan tasawuf serta karya yang berkaitan dengan ramalan dan keajaiban.Guru meminta siswa mengelompokkan istilah yang tepat untuk setiap bentuk karya tersebut. Siswa kemudian membandingkan karakteristiknya agar tidak tertukar antara satu jenis dengan jenis lainnya.Setelah berdiskusi, kelompok tersebut harus memilih dua pasangan istilah dan pengertian yang benar. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Primbon merupakan sejarah rekaan pujangga keraton B) Suluk merupakan kitab yang berkaitan dengan soal-soal tasawuf C) Hikayat merupakan cerita dalam bentuk prosa atau karangan bebas D) Babad merupakan kitab yang membahas soal-soal tasawuf
- 13. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Sebuah museum sekolah menampilkan ilustrasi perkembangan bangunan pada masa berkembangnya Islam di Indonesia. Beberapa bangunan memperlihatkan perpaduan unsur budaya yang telah berkembang sebelumnya dengan unsur baru yang muncul setelah Islam berkembang. Guru meminta siswa memperhatikan bahwa proses perubahan kebudayaan tidak terbatas pada satu jenis benda.Dalam diskusi, siswa menemukan bahwa bentuk akulturasi juga dapat terlihat pada bangunan masjid, makam, dan istana. Di bidang seni rupa, terdapat hiasan yang mengambil bentuk suluran tumbuh-tumbuhan serta perkembangan seni logam yang menunjukkan perpaduan aliran seni.Guru kemudian memberikan beberapa pernyataan untuk menentukan pemahaman siswa mengenai wujud akulturasi dalam bidang seni bangunan dan seni rupa. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Masjid, makam, dan istana termasuk contoh akulturasi pada seni bangunan B) Akulturasi seni bangunan terutama ditunjukkan oleh perubahan gelar raja menjadi Sultan C) Akulturasi seni rupa terutama ditunjukkan oleh perubahan Kalender Saka menjadi kalender Jawa D) Hiasan suluran tumbuh-tumbuhan termasuk bentuk perkembangan seni rupa dalam proses akulturasi
- 14. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Dalam pembelajaran sejarah, seorang siswa memperhatikan perubahan sistem pemerintahan setelah Islam berkembang di beberapa wilayah Indonesia. Ia menemukan bahwa beberapa kerajaan bercorak Hindu-Budha mengalami keruntuhan dan kemudian muncul kerajaan bercorak Islam. Contoh yang dipelajari antara lain Samudera Pasai, Demak, dan Malaka.Siswa juga menemukan adanya perubahan dalam penggunaan gelar penguasa. Selain itu, terdapat perubahan dalam tata cara pemakaman raja setelah kerajaan bercorak Islam berkembang. Informasi tersebut kemudian dibandingkan dengan karakteristik kerajaan pada masa sebelumnya.Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, siswa diminta memilih pernyataan yang menunjukkan bentuk perubahan dalam sistem pemerintahan. Pilihlah 2 jawaban yang benar.
A) Raja yang meninggal dalam kerajaan bercorak Islam dimakamkan secara Islam B) Kerajaan bercorak Islam berkembang dengan menjadikan candi sebagai bentuk utama makam raja C) Sistem kerajaan Islam mempertahankan gelar penguasa sebelumnya sebagai unsur utama pemerintahan D) Raja dalam kerajaan bercorak Islam menggunakan gelar Sultan
- 15. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Pada pelajaran sejarah, kelompok siswa mempelajari kalender yang digunakan masyarakat Jawa. Mereka mengetahui bahwa sebelum berkembangnya Islam masyarakat telah mengenal Kalender Saka yang dimulai pada tahun 78 M. Kalender tersebut juga mengenal nama-nama hari pasaran seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.Selanjutnya, mereka mempelajari pembaruan yang dilakukan Sultan Agung dari Mataram. Kalender Jawa yang dibuatnya menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah, tetapi beberapa unsur yang telah dikenal masyarakat sebelumnya tetap dipertahankan. Nama Muharram menjadi Syuro dan Ramadhan menjadi Pasa.Guru kemudian meminta siswa menentukan pernyataan yang menunjukkan karakteristik kalender tersebut secara tepat. Pilihlah 3 jawaban yang benar.
A) Kalender Saka telah dikenal sebelum berkembangnya Islam di Indonesia B) Nama pasaran Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon dihilangkan seluruhnya dari sistem kalender Jawa C) Kalender Sultan Agung menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah D) Nama bulan Muharram dalam kalender Jawa Sultan Agung disebut Syuro
- 16. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Pada kegiatan bakti sosial sekolah, siswa kelas 7 bekerja sama dengan sebuah pondok pesantren di daerahnya. Para santri membantu menyiapkan kegiatan, sementara siswa sekolah membantu mengumpulkan kebutuhan masyarakat. Dalam percakapan dengan pengasuh pesantren, siswa mengetahui bahwa kehidupan pesantren tidak dibangun semata-mata untuk kegiatan belajar di dalam lingkungan asrama.Pengasuh menjelaskan bahwa sejak perkembangannya, pesantren memiliki hubungan erat dengan masyarakat. Nilai ketaatan dalam mengamalkan ajaran Islam, kepatuhan kepada kyai, serta kesediaan berkorban untuk kepentingan bersama dapat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat di sekitar pesantren.Setelah kegiatan selesai, guru meminta siswa menentukan pernyataan yang menunjukkan fungsi pesantren dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Pilih 2 jawaban yang benar!
A) Pesantren berperan dalam membentuk perilaku sosial masyarakat melalui nilai yang dikembangkan di lingkungan pesantren. B) Pesantren berfungsi sebagai lembaga pemerintahan yang menentukan tata administrasi masyarakat sekitar. C) Pesantren berfungsi sebagai pusat perdagangan yang menjadi dasar hubungan sosial masyarakat. D) Pesantren berperan sebagai lembaga sosial yang memengaruhi kehidupan masyarakat melalui sikap dan keteladanan.
- 17. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Sebuah kelas mengadakan proyek membuat pameran sejarah pendidikan Islam. Kelompok pertama menelusuri perkembangan pesantren di Jawa Timur. Mereka menemukan bahwa perkembangan pesantren berlangsung melalui beberapa tokoh yang mendirikan lembaga pendidikan di tempat berbeda.Dalam catatan kelompok tersebut disebutkan bahwa setelah pesantren pertama di Gresik berkembang, Raden Rahmat mengembangkan pesantren di Kembang Kuning. Dari lingkungan Sunan Ampel kemudian muncul pesantren-pesantren yang didirikan oleh para santri dan putranya, antara lain pesantren Giri, Drajat, Tuban, dan Demak.Guru meminta siswa memilih pasangan tokoh dan pesantren yang sesuai dengan catatan sejarah tersebut. Pilih 2 jawaban yang benar!
A) Raden Makdum Ibrahim (Sunan Bonang) — Pesantren Giri B) Syeikh Maulana Malik Ibrahim — Pesantren Demak C) Raden Paku (Sunan Giri) — Pesantren Giri D) Raden Qosim Syarifuddin (Sunan Drajat) — Pesantren Drajat
- 18. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Dalam sebuah kegiatan kunjungan ke pesantren, siswa melihat adanya program pembinaan masyarakat. Santri ikut membantu kegiatan keagamaan warga, mengikuti kelompok pengajian, dan dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Guru menjelaskan bahwa pola tersebut memperlihatkan hubungan timbal balik antara pendidikan pesantren dan kehidupan masyarakat.Di kelas, siswa kemudian membandingkan beberapa kegiatan pesantren. Ada kegiatan yang berhubungan dengan pembentukan keimanan dan akhlak santri, ada yang berhubungan dengan kehidupan sosial masyarakat, dan ada pula yang bertujuan menyebarkan serta memantapkan keimanan umat.Berdasarkan situasi tersebut, manakah pernyataan yang tepat untuk menjelaskan fungsi pesantren? Pilih 3 jawaban yang benar!
A) Pengaruh pesantren terhadap masyarakat terutama ditentukan oleh pengelolaan kegiatan ekonomi pesantren. B) Pembentukan sikap kemandirian santri berkaitan dengan fungsi pendidikan pesantren. C) Pembinaan keimanan dan ketakwaan merupakan bagian dari fungsi pendidikan pesantren. D) Kegiatan pengajian bersama masyarakat dapat menjadi sarana pelaksanaan dakwah Islamiyah.
- 19. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Dalam proyek literasi, siswa diminta membuat peta konsep tentang kitab yang dipelajari di pondok pesantren. Mereka menemukan bahwa pembelajaran kitab mencakup beberapa cabang ilmu. Kelompok pertama meneliti kitab yang berkaitan dengan aqidah, kelompok kedua mengkaji fiqih, sedangkan kelompok ketiga membahas akhlak dan tasawuf.Guru kemudian meminta siswa memperhatikan orientasi keilmuan dari kitab-kitab tersebut. Dalam bidang aqidah terdapat kitab seperti Aqidatul Awam dan Tijanud Darori. Dalam bidang fiqih terdapat Safinatun Najah dan Fathul Qarib. Sementara itu, Bidayatul Hidayah dan Ihya Ulumuddin termasuk kitab yang berkaitan dengan akhlak dan tasawuf.Jika siswa diminta mengelompokkan kitab sesuai bidang keilmuannya, pasangan manakah yang tepat? Pilih 3 jawaban yang benar!
A) Safinatun Najah — fiqih B) Bidayatul Hidayah — akhlak/tasawuf C) Aqidatul Awam — aqidah D) Fathul Qarib — ilmu tafsir
- 20. PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Sebuah kelompok belajar sedang menyusun katalog perpustakaan pesantren. Mereka menemukan bahwa koleksi kitab tidak berhenti pada aqidah, fiqih, dan akhlak. Terdapat pula kitab yang membantu santri mempelajari penafsiran Al-Qur'an, memahami hadis, serta menguasai perangkat bahasa Arab.Dalam proses penyusunan katalog, seorang siswa menemukan Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir. Siswa lain menemukan Riyadus Shalihin dan Shahih Bukhari. Kelompok berikutnya menemukan kitab dan pembelajaran yang berkaitan dengan Nahwu, Sharaf, Mantiq, Balaghah, dan 'Arudl.Guru meminta siswa menentukan kelompok informasi yang seluruhnya sesuai dengan cakupan kitab dan ilmu yang dipelajari di pesantren. Pilih 2 jawaban yang benar!
A) Nahwu, Sharaf, Mantiq, Balaghah, dan 'Arudl termasuk kelompok kitab fiqih. B) Riyadus Shalihin dan Shahih Bukhari termasuk kelompok kitab hadits. C) Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir termasuk kelompok kitab tafsir. D) Riyadus Shalihin dan Shahih Bukhari termasuk kelompok kitab hadits.
- 21. MENJODOHKAN
1. Tokoh Walisongo yang dikenal menggunakan gamelan Jawa serta gendhing pangkur sebagai sarana menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
2. Bentuk karya sastra berupa kitab yang membahas persoalan-persoalan tasawuf dan berkembang seiring penyebaran Islam di Indonesia.
3. Proses bercampurnya kebudayaan yang telah berkembang di Indonesia dengan kebudayaan Islam sehingga menghasilkan bentuk kebudayaan baru.
4. Sistem penanggalan yang dikembangkan Sultan Agung dari Mataram dengan menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah, sekaligus mempertahankan sejumlah unsur dari sistem kalender yang telah dikenal masyarakat sebelumnya.
5. Bentuk karya sastra yang berupa cerita dalam bentuk prosa atau karangan bebas dan berkembang dalam kebudayaan Islam Indonesia.
OPSI JODOHKAN: A. Suluk B. Kalender Jawa Sultan Agung C. Hikayat D. Akulturasi E. Sunan Drajat
A) 1 - B B) 1 - D C) 1 - A D) 1 - C E) 1 - E
- 22. MENJODOHKAN
1. Tokoh Walisongo yang dikenal menggunakan gamelan Jawa serta gendhing pangkur sebagai sarana menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
2. Bentuk karya sastra berupa kitab yang membahas persoalan-persoalan tasawuf dan berkembang seiring penyebaran Islam di Indonesia.
3. Proses bercampurnya kebudayaan yang telah berkembang di Indonesia dengan kebudayaan Islam sehingga menghasilkan bentuk kebudayaan baru.
4. Sistem penanggalan yang dikembangkan Sultan Agung dari Mataram dengan menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah, sekaligus mempertahankan sejumlah unsur dari sistem kalender yang telah dikenal masyarakat sebelumnya.
5. Bentuk karya sastra yang berupa cerita dalam bentuk prosa atau karangan bebas dan berkembang dalam kebudayaan Islam Indonesia.
OPSI JODOHKAN: A. Suluk B. Kalender Jawa Sultan Agung C. Hikayat D. Akulturasi E. Sunan Drajat
A) 2 - B B) 2 - C C) 2 - D D) 2 - E E) 2 - A
- 23. MENJODOHKAN
1. Tokoh Walisongo yang dikenal menggunakan gamelan Jawa serta gendhing pangkur sebagai sarana menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
2. Bentuk karya sastra berupa kitab yang membahas persoalan-persoalan tasawuf dan berkembang seiring penyebaran Islam di Indonesia.
3. Proses bercampurnya kebudayaan yang telah berkembang di Indonesia dengan kebudayaan Islam sehingga menghasilkan bentuk kebudayaan baru.
4. Sistem penanggalan yang dikembangkan Sultan Agung dari Mataram dengan menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah, sekaligus mempertahankan sejumlah unsur dari sistem kalender yang telah dikenal masyarakat sebelumnya.
5. Bentuk karya sastra yang berupa cerita dalam bentuk prosa atau karangan bebas dan berkembang dalam kebudayaan Islam Indonesia.
OPSI JODOHKAN: A. Suluk B. Kalender Jawa Sultan Agung C. Hikayat D. Akulturasi E. Sunan Drajat
A) 3 - B B) 3 - A C) 3 - E D) 3 - D E) 3 - C
- 24. MENJODOHKAN
1. Tokoh Walisongo yang dikenal menggunakan gamelan Jawa serta gendhing pangkur sebagai sarana menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
2. Bentuk karya sastra berupa kitab yang membahas persoalan-persoalan tasawuf dan berkembang seiring penyebaran Islam di Indonesia.
3. Proses bercampurnya kebudayaan yang telah berkembang di Indonesia dengan kebudayaan Islam sehingga menghasilkan bentuk kebudayaan baru.
4. Sistem penanggalan yang dikembangkan Sultan Agung dari Mataram dengan menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah, sekaligus mempertahankan sejumlah unsur dari sistem kalender yang telah dikenal masyarakat sebelumnya.
5. Bentuk karya sastra yang berupa cerita dalam bentuk prosa atau karangan bebas dan berkembang dalam kebudayaan Islam Indonesia.
OPSI JODOHKAN: A. Suluk B. Kalender Jawa Sultan Agung C. Hikayat D. Akulturasi E. Sunan Drajat
A) 4 - D B) 4 - C C) 4 - B D) 4 - E E) 4 - A
- 25. MENJODOHKAN
1. Tokoh Walisongo yang dikenal menggunakan gamelan Jawa serta gendhing pangkur sebagai sarana menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
2. Bentuk karya sastra berupa kitab yang membahas persoalan-persoalan tasawuf dan berkembang seiring penyebaran Islam di Indonesia.
3. Proses bercampurnya kebudayaan yang telah berkembang di Indonesia dengan kebudayaan Islam sehingga menghasilkan bentuk kebudayaan baru.
4. Sistem penanggalan yang dikembangkan Sultan Agung dari Mataram dengan menggunakan perhitungan seperti tahun Hijriyah, sekaligus mempertahankan sejumlah unsur dari sistem kalender yang telah dikenal masyarakat sebelumnya.
5. Bentuk karya sastra yang berupa cerita dalam bentuk prosa atau karangan bebas dan berkembang dalam kebudayaan Islam Indonesia.
OPSI JODOHKAN: A. Suluk B. Kalender Jawa Sultan Agung C. Hikayat D. Akulturasi E. Sunan Drajat
A) 5 - A B) 5 - B C) 5 - C D) 5 - E E) 5 - D
- 26. BENAR-SALAH
Istilah santri dalam materi dijelaskan berasal dari bahasa Sanskerta shastri, yang merujuk pada seseorang yang memiliki kemampuan membaca dan menulis.
A) SALAH B) BENAR
- 27. BENAR-SALAH
Kelompok kitab Safinatun Najah, Fathul Qarib, Bajuri, Fathul Mu’in, dan Fathul Wahab dalam materi dikategorikan sebagai kitab yang berorientasi pada kajian akhlak dan pembentukan perilaku berdasarkan pemikiran Al-Ghazali.
A) BENAR B) SALAH
- 28. BENAR-SALAH
Perkembangan fungsi pesantren pada masa awal tidak berhenti pada kegiatan pendidikan. Pesantren juga memiliki peran sosial dan dakwah yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam penguatan praktik keagamaan
A) SALAH B) BENAR
- 29. BENAR-SALAH
Kitab Tafsir Jalalain, Tafsir Munir, dan Tafsir Ibnu Katsir dalam materi ditempatkan sebagai kelompok kitab yang digunakan untuk kajian hadis, sedangkan Riyadus Shalihin dan Bulughul Maram termasuk kelompok kitab tafsir.
A) SALAH B) BENAR
- 30. BENAR-SALAH
Pembentukan kemandirian melalui pendidikan pesantren memiliki kaitan dengan tumbuhnya kecintaan terhadap tanah air. Dalam materi, sikap mandiri yang dikembangkan dalam pendidikan pesantren dipandang dapat memberikan pengaruh terhadap tumbuhnya nasionalisme
A) BENAR B) SALAH
|